Jelang Muktamar di Solo, Muhammadiyah Jateng Gelar Refleksi Milad

Sabtu, 20 Nov 2021 14:11 WIB
Jelang Muktamar di Solo, Muhammadiyah Jateng Gelar Refleksi Milad
Jelang Muktamar di Solo, Muhammadiyah Jateng Gelar Refleksi Milad

Brilian•Solo – Menjelang Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah yang akan dilaksanakan di Solo tahun depan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, akan menggelar refleksi Milad Muhammadiyah ke-109 di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo, Sabtu (20/11) malam.

Kabar pelaksanaan milad disampaikan Ketua Panitia Penerima Tamu Muktamar Muhammadiyah ke-48, Sofyan Anif, Jumat (19/11) petang. Menurut Sofyan, acara refleksi Milad Muhammadiyah dilangsungkan secara hybrid atau online dan offline.

“Acara Refleksi Milad Muhammadiyah ini sekaligus menjadi sarana persiapan menjelang muktamar yang sudah tertunda 2 tahun karena pandemi Covid-19. Jadi ini semacam pra muktamar,” katanya.

Rektor UMS ini mengemukakan Milad Muhammadiyah ke-109 ini ada makna khusus yang berbeda dengan milad yang dilakukan sebelumnya.

“Setelah Kamis kemarin sudah diselenggarakan milad Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu malam PWM Jawa Tengah melaksanakan refleksi milad,” jelasnya.

Dari segi teknis kesiapan, dikatakan Sofyan, refleksi Milad Muhammadiyah tersebut menjadi satu perhatian khusus. Karena kegiatan ini sekaligus melatih untuk pelaksanaan muktamar Muhammadiyah yang akan dilangsungkan November 2022.

“Untuk acara besok yang hadir secara luring tidak banyak sedangkan targetnya ada 100 ribu yang menyaksikan secara daring,” ujarnya.

Untuk tema milad tahun ini, lanjut dia, adalah “Optimis Hadapi Covid-19 Menebar Nilai Utama”, menjadi refleksi bagi warga Muhammadiyah dalam menyambut muktamar.

Ketua Panitia Pusat Muktamar Muhammadiyah, Marpuji Ali mengingatkan agar pelaksanaan refleksi Milad Muhammadiyah ke-109 tersebut dilangsungkan dengan protokol kesehatan (prokes) sesuai regulasi yang ada.

“Jadi yang hadir nanti juga mereka yang sudah divaksin dua kali. Harus segera dikonsultasikan ke Satgas Covid dan Wali Kota Solo terkait aturan kapasitas tamu, karena mesti terbatas,” jelasnya.

Menurut Marpuji mengatakan refleksi Milad Muhammadiyah menjadi sarana menyongsong dan menyukseskan Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang akan dilangsungkan tanggal 18 hingga 20 November 2022.

Ketua Panitia, Bambang Sukoco menambahkan dalam kegiatan refleksi nanti akan ditampilkan pagelaran teatrikal dari tiga pondok Muhammadiyah. Yakni Pondok Pesantren Muhammadiyah Trensains Sragen, Pondok Pesantren Muhammadiyah Manafiul Ulum Boyolali dan MBS Klaten.

“Muhammadiyah Jawa Tengah mengambil tema milad ‘Berkhidmat Sampai Akhir Hayat’. Tema tersebut memberikan pesan penting, bahwa meskipun keadaan sedang pandemi tetapi harus memberi nilai nilai semangat dan menebar manfaat,” jelas Bambang pada awak media.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *