Surabaya – Sebanyak 30 atlet pencak silat terbaik Kota Surabaya dilepas secara resmi untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Pelepasan dilakukan oleh Ketua IPSI Surabaya, Bambang Haryo Soekartono, yang juga dikenal aktif mendorong kemajuan olahraga daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang Haryo memberikan motivasi dan semangat kepada para pesilat muda yang akan bertanding membawa nama Kota Pahlawan. Ia menyampaikan bahwa seluruh atlet telah melalui proses seleksi dan latihan yang ketat selama beberapa bulan terakhir.
“Mereka adalah pilihan terbaik dari berbagai perguruan silat di Surabaya. Kesiapan fisik, teknik, dan mental mereka sudah diuji. Saatnya menunjukkan hasil latihan panjang itu di arena Porprov,” ujarnya.
Bambang menambahkan bahwa tim yang diberangkatkan kali ini merupakan kombinasi seimbang antara atlet muda berpotensi dan pesilat berpengalaman. Kombinasi tersebut diharapkan mampu memperkuat peluang Surabaya untuk merebut medali emas dalam kejuaraan tingkat provinsi itu.
Selain sebagai ajang kompetisi, Porprov juga disebutnya sebagai ruang pembuktian bahwa pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang terus hidup dan berkembang di tengah generasi muda.
IPSI Surabaya menargetkan pencapaian maksimal dari seluruh atlet yang bertanding. Mereka juga telah dibekali bukan hanya dengan strategi pertandingan, tetapi juga nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan sportivitas.
“Bertandinglah dengan penuh percaya diri. Kalian membawa nama kota ini, tapi yang lebih penting, kalian membawa harga diri sebagai pesilat sejati,” pesan Bambang Haryo menutup acara pelepasan.
Ajang Porprov Jatim 2025 sendiri akan digelar dengan partisipasi ribuan atlet dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, menjadikannya sebagai panggung olahraga terbesar di tingkat daerah.





