Brilian•Bandung – Ketua Komisi B, H. Hasan Faozi SPd meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memperkuat sosialisasi program-program dan aturan-aturan yang dibuat sehingga masyarakat faham dan bisa mendukung serta tidak melanggar aturan itu.
“Ini penting betul untuk kita perkuat sosialisasi, agar masyarakat benar-benar mengetahui dan mengerti sehingga program bisa didukung. Terkadang masyarakat melanggar bukan karena bandel. Namun ada juga yang tidak faham dengan aturan itu. Disinilah peran penting sosialisasi itu,” tegas Faozi.
Sedangkan Dudy melihat banyak sekali hilangnya potensi pendapatan daerah dari program pengaturan tarif parkir Dishub. Dudy berharap kehilangan potensi dari lahan parkir liar bisa ditertibkan dan diambil alih kembali oleh Dishub.
“Pertama saya lihat bahwa banyak sekali potensi-potensi lahan parkir kita namun digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang terkadang tidak etis dalam menarik retribusi parkir. Selain itu saya minta juga parkir liar yang menggunakan badan jalan tentunya bisa menimbulkan kemacetan itu ditertibkan dan diberikan sanksi bila perlu,” katanya.
Selanjutnya, Christian meminta pengawasan terhadap pengujian kendaraan bermotor dan manajemen parkir Kota Bandung lebih ditingkatkan.
“Saya minta Dishub bisa meningkatkan pengawasan terhadap balai pengujian kendaraan bermotor dan tarif retribusi parkir yang ada di lapangan, jangan sampai masyarakat resah akan adanya oknum yang justru akan memperburuk nama Dishub dan nama baik Kota Bandung itu sendiri,” ujar Christian. **





