Edwin Senjaya: Sinergi Ulama dan Umaro Menjaga Keutuhan Bangsa

Kamis, 9 Mei 2024 21:59 WIB
Edwin Senjaya:   Sinergi Ulama dan Umaro Menjaga Keutuhan Bangsa
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

Brilian•BANDUNG – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi yang kokoh di antara sesama, Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., turut serta dalam acara Halalbihalal dan Silaturahmi Ulama dan Umaro MUI Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul. Kegiatan yang mengangkat tema “Menjalin Sinergitas Ulama dan Umaro Demi Kemaslahatan Umat” ini digelar di Masjid Ar-Risalah pada Kamis, 9 Mei 2024.

Dalam momentum yang sarat makna tersebut, Dr. H. Edwin Senjaya menyoroti peran vital ulama dan ustadz dalam memelihara keharmonisan dan persatuan, tidak hanya di lingkungan umat Islam, melainkan juga dalam kerangka keberagaman masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

“Indonesia adalah landasan bangsa yang kaya, dengan kekayaan akan suku, bahasa, dan kepercayaan. Dalam situasi yang kompleks seperti ini, sinergi di antara kita menjadi semakin penting,” paparnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Dr. H. Edwin Senjaya, kerjasama yang erat di antara umat Islam mampu menjadi pilar kuat dalam memperkokoh rasa solidaritas dan kebersamaan di tengah-tengah Indonesia yang beraneka ragam.

“Dengan populasi umat Islam yang mencapai sekitar 88 persen dari jumlah penduduk Indonesia, sinergi di antara kita memiliki potensi besar untuk memperkuat persatuan,” tambahnya.

Selain itu, Dr. H. Edwin Senjaya juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan silaturahmi dan pembangunan sinergi antara ulama dan ustadz di Kota Bandung, terutama di Kelurahan Kujangsari, terus berkembang pesat.

“Saya berharap sinergi antara ulama dan ustadz semakin berkembang, sehingga komunikasi dan koordinasi di antara mereka dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Tak hanya itu, Dr. H. Edwin Senjaya juga mengajak seluruh ulama dan ustadz untuk bersatu dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan umat Islam, sebagai upaya pencegahan terhadap potensi konflik yang mungkin dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin merusak keutuhan bangsa.

“Kita harus bersama-sama menjaga persatuan, terutama di antara umat Islam, agar keberagaman Indonesia tetap menjadi kekuatan dan bukan kerapuhan,” tandasnya dengan tegas.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *