Dugaan Pengerjaan Amburadul Saat Salah Satu CV Mengerjakan Proyek Di SDN Malasan Kulon 02

Kamis, 10 Okt 2024 09:06 WIB
Dugaan Pengerjaan Amburadul Saat Salah Satu CV Mengerjakan Proyek Di SDN Malasan Kulon 02
Foto : Istimewa

Probolinggo | Brilian-news.id,-Demi meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten Probolinggo, Dinas pendidikan dan kebudayaan telah menganggarkan Rehab Ruang Kelas SD Malasan Kulon 2.

Kali ini pemerintah menggelontorkan anggaran senilai Rp.209.051.885,- dengan menggunakan dana dari APBN tahun 2024, dan proyek tersebut telah dimulai sejak 05 September 2024 dengan 60 hari kalender/masa pengerjaan.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Pesisir Raya, kali menuai sorotan beberapa media dan LSM, pasalnya banyaknya dugaan manipulasi pekerjaan yang dilakukan oleh oknum-oknum pelaksana di lapangan.

Bacaan Lainnya

Saat brilian-news.id mencoba mendatangi lokasi, kami mendapati dinding lama yang terlihat rapuh tidak dikupas semuanya, dan kami juga mendapati beberapa pekerjaan yang aneh, dan kami menilai hasil dari cara kerja tersebut tidak akan memiliki kualitas yang baik / tidak bertahan lama.

Selanjutnya pekerjaan proyek yang sangat rentan dengan adanya kecelakaan kerja, kami juga mendapati parah pekerja di lapangan tidak sama sekali menerapkan K3 saat melaksanakan pengerjaan di lokasi.

Kami menduga peraturan penerapan K3 yang dituliskan oleh CV. Pesisir Raya hanya dijadikan kedok untuk mendapatkan tender proyek pemerintah.

Dan kami mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada salah satu pelaksana melalu pesan WA, kami di teruskan kepada tim pelaksana yang bernama Slamet. Saat kami menanyakan hal tersebut, Slamet bukannya memberi jawaban sesuai pertanyaan yang kami berikan, Slamet malah mengajak ketemu ngopi dan duduk bersama untuk memberi hak jawabnya.

Saat kami janji ketemu, kami langsung segera mendatangi untuk mendapatkan hak jawab, namun Slamet tidak ada di lokasi dan tidak menemui kami.

Dengan adanya kejadian dugaan pengerjaan yang amburadul tersebut, kami menduga Slamet sengaja mengulur-ulur waktu agar berita ini tidak segera ditayangkan.

Dan kami berharap, dengan ditayangkan berita ini, pihak-pihak terkait segera turun untuk melakukan tindakan yang sangat tegas. Kami selaku kontrol sosial berharap pihak-pihak terkait tidak pura-pura buta terkait pembangunan Negara ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *