DI Hari Anak Nasional, Aeshnina Aktivis Muda Yang Mendapat Penghargaan Dari BRI

Minggu, 17 Jul 2022 13:36 WIB
DI Hari Anak Nasional, Aeshnina Aktivis Muda Yang Mendapat Penghargaan Dari BRI

Brilian°Gresik – Bertempat di Gedung Inspirasi Ecoton, BRI Menyelenggarakan peringatan Hari Anak Nasional 2022 dalam program BRI Peduli, Minggu(17/7). Dalam peringatan kali ini BRI memilih Aeshnina Azzahra Aqilani atau yang akrab dipanggil Nina yang berusia 15 Tahun menjadi salah satu pemenang yang dinilai mempunyai kreatifitas dan prestasi di bidang sosial dan lingkungan.

Aeshnina Azzahra Aqilani (Nina) mengungkapkan rasa senangnya kepada awak media BrilianNews. “Saya sangat bersyukur menjadi salah satu anak yang di beri penghargaan oleh BRI, Lewat BRI Peduli di Hari Anak Nasional tahun ini. Sejak Sekolah Dasar dengan dukungan orang tua. sudah ikut Aksi tentang lingkungan hidup.” Ungakapnya

Lanjut Nina Untuk Menceritakan tentang dampak polusi plastik terhadap lingkungan hidup, “saya membuat komunitas anak muda yang bernama river warrior. Kenapa Plastik?? Karena plastik mempunyai hubungan dengan iklim, dan karena plastik terbuat dari minyak bumi, bahan kimia, jika di bakar menimbulkan asap yang mengandung dioksin dan jika lama dilingkungan akan menjadi mikroplastik.
mikroplastik adalah plastik yang berukuran kurang dari 5 mm, Ada 2 jenis mikroplastik primer dan sekunder. mikroplastik primer adalah mikroplastik yang sengaja di buat industri ukurannya mikro, biasanya berbentuk microbeads / granul. mikroplastik sekunder adalah hasil degradasi plastik besar (mega / makro plastik) menjadi mikroplastik (plastik berukuran kurang dari 5 mm) akibat faktor lingkungan (panas, limpasan air, dan faktor fisik lainnya).
Sampah plastik yang dihasilkan global bisa mengelilingi bumi dan merusak sungai sungai yang ada di indonesia. Padahal sungai adalah anugrah dan sungai adalah gambaran surga bagaimana terdapat sungai susu dan sungai madu.” Jelasnya dengan gamblang kepada Brilian News.

Bacaan Lainnya

Fakta saat ini setiap tahun 1000 ekor penyu mati akibat sampah plastik. Di karenakan
Terdapat racun2 pada plastik yang berdampak pada kesehatan kita seperti menggangu hormon dan gangguan sistim reproduksi. karena bersifat akumulatif dampaknya akan terasa di massa tua.

Nina juga berpasan serta Mengajak anak anak di indonesia untuk berperan aktif dalam memperjuangkan lingkungan hidup yang sehat untuk masa depan dengan cara :
1.     Tidak menggunakan plastik sekali pakai.
2.     Mendukung tersedianya pelayanan sampah di tiap desa
3.     Memilah sampah rumah tangga menjadi 3 jenis
4.     Memakai pembalut dan popok kain
5.     Membiasakan membawa tas belanja dan wadah sendiri saat keluar rumah.

Nina juga menjelaskan, bahwa para pemuda – pemudi juga punya hak hidup sehat serta akan menjadi penerus para pemimpin bangsa.

“Karena kita mempunyai hak atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat, dan kita sebagai generasi penerus bangsa yang nantinya akan menjadi pemimpin di generasi selanjutnya.” Tutupnya

Manager CSR dan Community Development Departement BRI Agusman Muhammad Latif mengatakan. “bahwa Kita ingin memberikan arti lebih untuk perayaan hari anak nasional di tahun ini, kita punya konsep yang berbeda dengan yang lain salah satunya kita memberikan dukungan kepada anak anak yang memiliki prestasi tidak hanya di bidang akademik tetapi juga prestasi di bidang sosial dan lingkungan, Kita memberikan penghargaan kedapa 2 anak di indonesia Aeshnina Azzahra di Gresik dan Keyza di Ambon.  Yang mempunyai action dan program untuk menjaga lingkungan dan sungai,  program ini sejalan dengan Tujuan BRI Peduli memberi makna Indonesia khusunya pencapaian dalam Sustainable Development Goals dan Juga Enviroment Social Dan Goverment.” Jelas Latif.

Ibunda Aeshnia Azzahra, Dr. Daru Setyorini yang juga menjadi pendiri Yayasan Ecoton mengatakan bahwa Sampah menjadi masalah semua tempat bahkan di seluruh negara. “Setiap orang dalam sehari menghasilkan  ½ kg sampah, bagaimana sampah diproduksi tiap harinya dan pelayanan sampah saat ini tidak makasimal. Bagaimana cara kita untuk tidak menghasilkan sampah setiap harinya, dari pola komsumsi kita dan Sedikit sekali alternatif produk yang menggunakan plastik sekali pakai, Contohnya Tas kresek membutuhkan waktu 100 tahun untuk terurai,” jelasnya

Lebih lanjut Daru menanggapi tentang kegiatan hari ini bahwa rekan – rekan BRI mengadakan kegiatan hari anak nasional di Ecoton, “BRI Memberikan dukungan kepada kegiatan kampanye anti plastik yang dilakukan oleh nina, dan nina dianggap sebagai aktivis cilik yang mewakili generasi anak indonesia yang punya kepedulian khusus untuk menjaga lingkungan, dalam rangka memperjuangkan hak anak untuk lingkungan hidup yang bersih dan sehat,saya sangat senang sekali didukung oleh korporasi Yang mendukung upaya komunitas untuk menjaga lingkungan, karena sangat penting untuk menjaga lingkungan. Mengingat masalah lingkungan saat ini belum diprioritaskan dan tidak dianggap penting bagi anak. Padahal Lingkungan mempengaruhi tumbuh kembangnya anak secara fisik maupun emosional , jadi anak anak juga harus di edukasi terkait dengan lingkungan, orang tua, pemerintah dan korporasi untuk bersama sama menjaga lingkungan agar anak – anak tumbah dengan sehat,” Tutup Daru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *