Brilian•INDRAMAYU – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Peduli membantu renovasi tiga rumah tidak layak huni milik keluarga berisiko stunting di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
Penyerahan bantuan berlangsung di Karangampel, Kabupaten Indramayu, Kamis, 17 September 2026, bersamaan dengan kunjungan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.
Dalam program tersebut, BRI Peduli berperan sebagai mitra atau orang tua asuh dengan mendukung perbaikan hunian bagi tiga keluarga yang masuk kategori keluarga berisiko stunting.
Regional Business Support Head BRI Region 9, Rofa Fanindy mengatakan, keterlibatan BRI dalam Program GENTING merupakan bagian dari upaya perusahaan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“BRI melalui BRI Peduli berkomitmen untuk turut mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui dukungan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni bagi Keluarga Risiko Stunting dalam Program GENTING yang diinisiasi oleh Kemendukbangga/BKKBN,” ujar Rofa.
Menurut Rofa, rumah yang layak dan sehat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Pelaksanaan program juga memperhatikan sejumlah persyaratan administrasi, seperti legalitas lahan atas nama penerima manfaat, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta memastikan bantuan tidak tumpang tindih dengan program yang dibiayai melalui APBN maupun APBD.
BRI juga menerapkan prinsip Good Corporate Governance dalam proses penentuan penerima bantuan.
Melalui renovasi tersebut, keluarga penerima manfaat diharapkan memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat dan mendukung upaya pencegahan stunting.
Program GENTING sendiri melibatkan berbagai pihak untuk membantu keluarga berisiko stunting melalui dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.**(Ken)





