BHS Dorong Pembinaan Tarung Derajat dari Usia Dini untuk Cetak Atlet Internasional

Senin, 31 Agu 2026 09:59 WIB
BHS Dorong Pembinaan Tarung Derajat dari Usia Dini untuk Cetak Atlet Internasional

SURABAYA – Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendorong pembinaan olahraga Tarung Derajat dimulai sejak usia dini sebagai strategi mencetak atlet yang mampu menembus kompetisi nasional hingga level internasional.

Ketua Umum KODRAT Jawa Timur itu menilai sekolah memiliki peran penting dalam menemukan dan membina bibit atlet sejak awal melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Gagasan tersebut menjadi salah satu fokus dalam Kejuaraan Nasional Tarung Derajat Antarpelajar BHS Cup III 2026 yang berlangsung di GOR CLS Surabaya pada 28–30 Agustus 2026.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 93 atlet dari 13 provinsi ambil bagian dalam kejuaraan nasional tersebut.

“Ini menjadi satu ajang untuk membina generasi muda menjadi bibit-bibit atlet ke generasi senior,” kata BHS saat ditemui di Surabaya, Sabtu (29/8/2026).

Menurut BHS, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Atlet membutuhkan pengalaman kompetisi sejak usia sekolah untuk membangun kemampuan teknik, mental, disiplin dan kesiapan menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

Karena itu, BHS menargetkan pembinaan atlet muda dapat memiliki kesinambungan hingga ke jenjang senior.

Para atlet potensial nantinya dapat diproyeksikan menghadapi Pra-PON 2027, PON 2028, hingga kompetisi internasional seperti kejuaraan tingkat ASEAN dan SEA Games.

“Kami mengharapkan olahraga Tarung Derajat ini bisa menjadi pelengkap pendidikan ekstrakurikuler di sekolah SD, SMP, SMA,” ujarnya.

KODRAT Jawa Timur saat ini memiliki jaringan pembinaan di 24 kabupaten/kota. Infrastruktur organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk memperluas kerja sama dengan sekolah-sekolah dalam penyediaan pelatih dan pembinaan atlet.

BHS menambahkan, olahraga juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelajar. Selain menjaga kesehatan, latihan bela diri dapat membentuk karakter dan kedisiplinan sekaligus membuka kesempatan memperoleh pendidikan melalui jalur prestasi.

“Selain bisa mendidik kedisiplinan dan membuat sehat, mereka juga bisa mendapatkan jalur prestasi,” katanya.

Sementara itu, Sang Guru Rimba Dirgantara menyebut BHS Cup III 2026 memiliki nilai sejarah karena menjadi Kejurnas Tarung Derajat tingkat pelajar pertama yang digelar di luar Jawa Barat.

Menurut dia, Jawa Timur menjadi pelopor penyelenggaraan kejuaraan nasional pelajar di luar daerah asal berkembangnya olahraga Tarung Derajat.

“Ini baru kali ini diadakan kejuaraan tingkat nasional di luar Provinsi Jawa Barat. Jawa Timur mempelopori kejuaraan nasional tingkat pelajar ini,” kata Rimba.

Ia berharap BHS Cup dapat terus berlanjut sebagai wadah pencarian dan pembinaan bibit-bibit atlet yang kelak mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

BHS Cup III 2026 mempertandingkan 21 nomor perebutan medali emas, terdiri atas nomor tarung dan seni gerak yang juga memberi kesempatan bagi atlet junior untuk mengasah kemampuan melalui kompetisi.

Pos terkait