Brilian°Surabaya – Siapa sangka gadis mungil nan berperawakan sedikit kecil asal Bendul Merisi Rowo Rejo no 18 ini, mampu mengharumkan nama Indonesia hingga menembus kancah mancanegara.
Tidak hanya disitu saja, menginjak usianya yang masih 11 tahun, gadis yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar kelas VI, mampu menyabet ratusan piagam penghargaan dari Nasional bahkan Internasional atas bakat yang dimilikinya.
Xylone Margareth Andhariska, putri pertama dari pasangan Dian Anugraheni dan Zaries Nico C, berawal dari hobi mencoret- coret tembok, maupun benda yang dilihatnya sejak usianya masih 3 tahun, hingga akhirnya kini mampu membanggakan kedua orang tuanya.
Motivasi Mama Xylone
Mengetahui hal tersebut, orang tua Xylone tidak pernah menegur maupun memarahinya, malahan orang tuanya menyalurkan bakatnya untuk membelikan sebuah canvas guna sebagai menyalurkan bakatnya tersebut.

“Jadi saat itu usianya masih 3 tahun, Xylone kami lihat selalu mencoret semua benda sekitar, mulai dari tembok, lemari es, bahkan sprei tak luput dari coretan putri kami, lantas kami belikan canvas agar dia leluasa meluapkan bakatnya tersebut,” ujar Dian.
Perjuangan dari orang tua Xylone membuahkan hasil, pasalnya pada usia 7 tahun, dirinya menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berangkat ke Jepang, dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh perusahaan otomotif Toyota.
“Dari hasil tersebut, pada tahun 2018 Xylone berhasil memborong dua penghargaan dari Toyota Jepang yaitu Gold Award dan Engineering Inspiration Award,” ujar ibu Xylone.
Xylone Raih 100 Penghargaan
Untuk semua penghargaan yang diterima Xylone jika dihitung-hitung ada sekitar 100 lebih penghargaan baik dari Indonesia maupun luar negeri atas bakat yang dimilikinya.
Untuk menunjukkan hasil karya yang dimiliki Xylone, kali ini orang tuanya bersama Xylone memamerkan hasil karyanya di Nay Coffe & Space jalan Ketintang Surabaya, pada Minggu 19 Desember 2021.

Dari pameran tersebut, baik keluarga, maupun Guru sekolah Xylone juga nampak hadir untuk memberikan dukungan serta suport atas kemampuan yang dimilikinya.
SDN Margorejo III
“Tetaplah berkarya anandaku Xylone, jangan lupa tetap imbangi pendidikan akademik, jadi biar ada keselarasan ya, Ananda telah mampu buktikan bahwa sekolah kita menghasilkan siswi berprestasi sampai ke mancanegara seperti ananda Xylone,” ujar Guru sekolah saat menghadiri pembukaan pameran galeri lukisan Xylone.
Dalam kesempatan itu juga Xylone juga menunjukkan bakatnya dengan melukis sebuah lukisan dengan tema background.

Bahkan tak jarang, dari hasil lukisan yang diciptakan Xylone, mampu melirik para peminat seni untuk memiliki karya dari anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini.
Xylone yang dikenal sebagai anak pendiam ini hanya mampu berkata sepatah dua kata saja atas apa yang dicapainya selama ini.
“Terimakasih ayah dan mama, saya hanya ingin mengharumkan nama Indonesia,” ujar Xylone singkat saat membuka pameran keduanya tersebut.





