Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menyatakan komitmennya membantu pengembangan Kampung Kue di Kecamatan Rungkut, Surabaya, melalui dukungan fasilitas penunjang demi menghidupkan kembali kawasan tersebut sebagai destinasi wisata kuliner dan pusat ekonomi kreatif masyarakat.
Komitmen itu disampaikan Bambang saat meninjau langsung kawasan Kampung Kue, Jumat. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat potensi besar yang dimiliki kawasan sentra UMKM itu untuk berkembang menjadi ikon wisata kuliner unggulan di Surabaya.
Bambang mengatakan, pengembangan kawasan wisata kuliner harus didukung dengan fasilitas yang memadai agar masyarakat maupun wisatawan merasa nyaman saat berkunjung. Karena itu, ia akan membantu pemasangan enam unit kamera pengawas (CCTV), tiga alat pemadam kebakaran, serta dukungan pembenahan lingkungan senilai Rp10 juta.
“Saya ingin kawasan ini terlihat aman, semarak, dan nyaman untuk konsumen maupun wisatawan,” ujarnya.
Menurut Bambang, Kampung Kue memiliki sejarah sebagai salah satu kawasan UMKM yang pernah berkembang pesat dan menjadi tujuan masyarakat untuk berburu kuliner khas Surabaya. Namun, kondisi tersebut dinilai perlu kembali diperkuat melalui pembenahan kawasan dan promosi yang lebih masif.
“Menurut informasi dari ketua kampung, Kampung Kue ini dulu sangat bergemerlapan. Saya ingin status Kampung Kue ini dikembalikan lagi menjadi destinasi pariwisata yang benar-benar hidup dan berkembang,” katanya.
Anggota Komisi VII DPR RI itu menilai keberadaan sekitar 68 pelaku usaha di Kampung Kue merupakan modal besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Ia menekankan pentingnya pemberdayaan pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha, baik dari sisi kualitas produk, pemasaran, maupun akses pembiayaan.
Menurut Bambang, sektor kuliner menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi kreatif nasional karena mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga berharap produk-produk Kampung Kue dapat semakin dikenal luas hingga menembus pasar ekspor. Beberapa produk, kata dia, bahkan telah dipasarkan ke luar negeri sehingga perlu terus didorong agar memiliki daya saing global.
Sementara itu, Ketua Kampung Kue Khairul Mabudua mengatakan dukungan yang diberikan Bambang menjadi semangat baru bagi para pelaku usaha di kawasan tersebut. Ia mengaku masih terdapat sejumlah fasilitas umum yang perlu dibenahi, mulai dari penerangan, tempat duduk pengunjung, fasilitas ibadah, hingga MCK umum.
Menurut Khairul, pembenahan kawasan sangat penting untuk mengembalikan kejayaan Kampung Kue sebagai sentra UMKM dan destinasi wisata kuliner unggulan di Surabaya.





