Bambang Haryo Dorong Peralihan Logistik ke Kereta Api, Kurangi Beban Jalan Raya

Sabtu, 25 Apr 2026 10:30 WIB
Bambang Haryo Dorong Peralihan Logistik ke Kereta Api, Kurangi Beban Jalan Raya

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mendorong peralihan angkutan logistik dari jalan raya ke moda kereta api sebagai upaya meningkatkan efisiensi sekaligus keselamatan transportasi nasional.

Hal ini disampaikan Bambang saat melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Gambir, Jakarta. Ia menilai penggunaan kereta api untuk logistik masih belum optimal, meskipun memiliki potensi besar untuk mendukung distribusi barang secara lebih efisien.

Menurutnya, kapasitas angkutan logistik kereta api saat ini baru mencapai sekitar 200 ribu TEUs. Angka tersebut dinilai masih jauh dari target 1 juta TEUs yang pernah ditetapkan pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Nah ini yang perlu didesak lagi supaya angkutan logistik ini bisa diangkut dengan menggunakan rangkaian kereta api ini,” ujarnya.

Bambang menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas angkutan logistik kereta api tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga pada keselamatan transportasi. Dengan berkurangnya jumlah truk di jalan raya, risiko kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.

Selain itu, kondisi jalan juga dapat lebih terjaga karena berkurangnya beban kendaraan berat yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan.

“Jalan raya ini bisa lebih selamat, bisa lebih nyaman, jalan raya ini bisa lebih tidak rusak,” katanya.

Ia juga mengaitkan pentingnya penguatan sektor logistik dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto.

Menurutnya, distribusi barang yang efisien menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung aktivitas industri dan perdagangan. Oleh karena itu, sistem logistik nasional harus diperkuat, termasuk melalui optimalisasi peran kereta api.

Bambang menilai, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki peran strategis dalam mewujudkan hal tersebut. Namun, diperlukan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas dan infrastruktur pendukung.

Ia menyarankan agar KAI membangun depo-depo logistik di berbagai stasiun serta memperluas akses jalan menuju stasiun guna memperlancar distribusi barang.

Dengan langkah tersebut, diharapkan angkutan logistik berbasis kereta api dapat menjadi alternatif utama yang lebih efisien dan berkelanjutan dibandingkan moda transportasi darat lainnya.

Pos terkait