Brilian°Sidoarjo – Tri Agustiono Salah satu Pimpinan Redaksi Media Kabarzindo Sidoarjo, mengamankan satu orang terlantar (OT). Dalam pengamanan tersebut, dirinya membantu OT dan mengantarkan ke kantor Polsek Gayungan Surabaya untuk mendapatkan Dokumen kehilangan serta Surat Keterangan Terlantar dari Kepolisian.
Tri Agustiono Pimpinan Redaksi Media Kabarzindo, juga salah satu anggota PWI Sidoarjo mengatakan, orang terlantar (OT) yang diamankan itu bernama Burhan (28) berasal dari Desa Wungka Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatubi Sulawesi Tenggara dan tidak memiliki biaya apapun untuk kembali ke tempat tinggalnya, di karenakan barang bawaanya seperti tas, dompet dan handphone telah raib diambil orang saat dia menjalankan sholat di salah satu masjid di Sidoarjo.

“Saya melihat dia seperti orang bingung dan saya tanyai bahwa dirinya sudah 3 hari ini terlantar. Ia jalan kaki dari Sidoarjo ke arah Surabaya untuk mencari tempat kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur tetapi tidak menemukan,”ujarnya.
Dari cerita orang terlantar (OT) ini, setelah barangnya hilang dia sempat bertanya kepada orang yang ada di alun-alun Sidoarjo dan di sarankan ke kantor Dinas Sosial, sesampai di kantor Dinsos Sidoarjo kok malah OT ini hanya di kasih alamat saja, tempatnya kantor Dinsos Provinsi Jatim, oleh salah satu pegawai Dinsos Sidoarjo.
“Ada pengaduan kok pegawai Dinsos Sidoarjo, malah menyuruh dia untuk mencari sendiri alamatnya Dinsos Jatim, ya jelas dia gak tau wong dia itu orang Sulawesi mana dia tahu, hingga dia terlantar karena kebingungan cari alamat serta tidak ada biaya hidup,”tutur Tri Agust, Sabtu (29/01/2022) pukul 16.20 WIB.
Tri Agustiono menuturkan, bahwa dirinya langsung mengantarkan ke Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, untuk melakukan tindakan pertama yaitu, melaporkan masalah ini ke Kantor Polsek Gayungan karena posisinya ada di jalan A. Yani Surabaya, setelah itu orang tersebut, kita antarkan ke Kantor Dinsos Provinsi Jatim untuk mendapatkan bantuan selanjutnya.
“Koordinasi yang saya lakukan ini agar yang bersangkutan mendapatkan bantuan dan pertolongan. Alhmadullilah dia langsung mendapatkan penanganan, dan sementara ditempatkan di rumah perlindungan sosial
yang ada di kantor Dinsos Provinsi Jatim, selain itu juga kita bantu uang agar dia bisa memanfaatkannya,” jelasnya.





