Asyari Ketua GMBI Distrik Pasuruan Raya Mengutuk Aksi Pembantaian Anggota GMBI di Karawang 

Kamis, 25 Nov 2021 10:07 WIB
Asyari Ketua GMBI Distrik Pasuruan Raya Mengutuk Aksi Pembantaian Anggota GMBI di Karawang 

Brilian°Pasuruan – Ketua LSM GMBI Distrik Pasuruan Raya mengutuk keras aksi penghadangan dan pembantaian terhadap Tiga Anggota LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), yang mengakibatkan satu anggota meninggal dunia dimana mereka akan melakukan aksi damai di Pabrik Karawang International Industri City (KIIC) Karawang, Jawa Barat, Rabu (24/11/2021).

Penghadangan terdapat 3 anggota GMBI diduga oleh kelompok ormas GMPI, Kompak, NKRI, dan LMP aksi tersebut tergolong sangat bar-bar di mana kami menduga mereka menggunakan senjata tajam (sajam) yang membuat satu orang meninggal dunia yaitu Ahmad Sudir.

“Melihat dari vidio yang beredar di media massa aksi tersebut tergolong bar-bar di mana mereka menghadang 3 anggota LSM GMBI yang tercecer dari kelompoknya yang akan melakukan aksi damai sebagian dari mereka menggunakan senjata tajam,”ucapnya, Kamis (25/11/2021).

Lebih lanjut Ashary mengatakan kami dari anggota LSM GMBI Distrik Pasuruan Raya turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya keluarga kami di Kabupaten karawang, Jawa Barat.

Kami mendorong aparat penegak hukum Polres Karawang untuk segera mengusut tuntas kasus pembantaian anggota LSM GMBI dimana timbulnya satu orang anggota GMBI merenggut nyawa.

“Usut tuntas tanpa pandang bulu pelaku penyerangan serta pembantaian yang terjadi di Kabupaten Kerawang tersebut,”imbuhnya.

 

Ashary juga mengatakan pertanyaan besar bagi kami mengapa aparat penegak hukum di Karawang tidak dapat mencegah pembantaian tersebut seharusnya sejak awal sudah mampu melakukan deteksi dini potensi gangguan keamanan dan bisa mengantisipasinya agar tidak terjadi meninggalnya satu anggota LSM GMBI tersebut.

 

“Dilihat dari kronologi sebelum kejadian ketiga orang yang tersebut dihadang ormas gabungan, mereka tercecer dari rombongan karena mereka menuju ke ATM mengambil uang untuk makan. Tiba-tiba mereka bertiga diserang mobil mereka di hancurkan dan dikeroyok oleh ratusan orang yang tidak sebanding sehingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia,”terangnya.

Sementara itu menurut ketua umum DPP LSM GMBI Howard saat di mintai keterangan awak media melalui sambungan telephone seluler ia mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Karawang lewat pesan Whatshapp dan langsung direspon.

“Pak Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono turut berduka cita. Dan di pesan whatshapp pak kapolres mengatakan, pihaknya sudah tangkap beberapa pelaku, Saat ini sedang dalam pengembangan,”jelas kapolres Kerawang dalam pesan singkatnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *