Abdur Razak Siap Majukan PMII Jatim, Usung Visi “BERGERAK DAN MENGABDI”

Selasa, 27 Mei 2025 17:36 WIB
Abdur Razak Siap Majukan PMII Jatim, Usung Visi “BERGERAK DAN MENGABDI”

Probolinggo | Brilian-news.id,-Kader muda potensial dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Probolinggo, Abdur Razak, resmi menyatakan diri maju sebagai calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur. Dengan mengusung visi “Bergerak dan Mengabdi”, Razak menawarkan arah baru kepemimpinan yang memadukan kekokohan ideologi dengan terobosan-terobosan strategis berbasis digital dan kemandirian ekonomi.

Dalam pernyataan resminya, Razak menegaskan bahwa langkahnya maju bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan bentuk tanggung jawab moral sebagai kader yang lahir dari rahim pergerakan. “Kita butuh kepemimpinan yang tidak hanya paham sejarah PMII, tapi juga siap merespons tantangan zaman dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah,” ujar Razak

Visi “Bergerak dan Mengabdi” yang diusung Razak menjadi semangat utama dari lima misi besar yang ia tawarkan. Pertama, ia berkomitmen mengembalikan nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah sebagai pondasi utama gerakan PMII Jawa Timur. Baginya, kekuatan ideologis harus menjadi jangkar dalam setiap langkah organisasi.

Bacaan Lainnya

Kedua, Razak merancang peta jalan kaderisasi (road map kaderisasi) yang fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas kader. Ia menekankan pentingnya sistem kaderisasi berjenjang yang adaptif terhadap dinamika sosial, tanpa meninggalkan prinsip dasar ke-PMII-an.

Ketiga, ia menawarkan tata kelola organisasi yang lebih modern dan akuntabel melalui digitalisasi. Menurutnya, transformasi digital harus dimanfaatkan sebagai instrumen penguatan gerakan, bukan sekadar alat administratif. “PMII harus hadir dalam ruang digital sebagai kekuatan intelektual dan gerakan sosial,” tegasnya.

Keempat, ia mengusulkan optimalisasi advokasi berbasis pendampingan dan riset partisipatif. Ini mencerminkan keinginannya membangun budaya intelektual dan kepekaan sosial yang membumi, terutama dalam menjawab persoalan rakyat di akar rumput.

Dan terakhir, Razak menggagas pembangunan ekonomi alternatif sebagai ikhtiar kemandirian organisasi. Menurutnya, organisasi yang sehat adalah organisasi yang mandiri secara finansial. “Kita harus keluar dari ketergantungan dan mulai menciptakan ekosistem ekonomi berbasis potensi kader,” katanya.

Pencalonan Abdur Razak mendapatkan sambutan hangat dari berbagai elemen kader dan alumni PMII di sejumlah cabang di Jawa Timur. Banyak yang menilai, di tengah stagnasi gerakan mahasiswa Islam yang kerap terjebak dalam formalitas, sosok Razak hadir membawa semangat pembaruan yang tidak tercerabut dari akar tradisi.

Dengan latar belakang kepemimpinan yang kuat di tingkatan cabang dan rekam jejak pengabdian yang konsisten, Abdur Razak tampil sebagai sosok yang tidak hanya siap memimpin, tetapi juga siap melayani. Ia bukan sekadar calon ketua, melainkan harapan baru bagi masa depan PMII Jawa Timur yang lebih progresif, partisipatif, dan berdaya saing.

Pos terkait