Brilian°Surabaya – Toko serba ada yang diberi nama Deliwafa, kini ramai diperbincangkan publik dan masyarakat khususnya Surabaya Utara, karena harganya terbilang murah meriah.
Bahkan kali ini tepatnya 20 November, toko Deliwafa yang berada jalan Kedung Cowek no 141 Surabaya, memberikan promo besar agar menggaet para pelanggan, namun dalam hal ini, pihak pengelola tidak memperhatikan segi negatif yang ditimbulkan.
Nampak dalam pantauan, ratusan sepeda motor harus diparkir di bahu jalan hingga menyebabkan alur lalu lintas Surabaya ke Madura macet total.
Namun sayangnya, dalam hal ini pihak penegak lalu lintas Dishub dan Satlantas terkesan enggan menanggapi adanya kemacetan lalu lintas yang diakibatkan oleh pengunjung toko Deliwafa.
Saat ditanya apakah ada ijin tentang membludaknya pengunjung ini, pihak Dishub menyampaikan bahwasanya tidak ada kordinasi maupun ijin.

“Tidak ada ijin mas dari pihak Deliwafa,” ujar petugas Dishub saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Sementara itu dari pihak Kepolisian unit Lalu Lintas usai diberi informasi perihal adanya kemacetan panjang ini akan segera menurunkan personil.
Tentunya melihat lambannya kinerja penegak lalulintas ini, Baihaki Akbar selaku pengguna jalan merasa geram.
“Bagaimana ini, masak Dishub dan Satlantas hanya diam saja, kenapa tokonya tidak ditegur, dan harus memperhatikan lahan parkir, jangan memakai bahu jalan seperti ini,” tandasnya.





