Tedy Rusmawan Usulkan Kerja Sama BP3MI dan Disnaker dalam Mengatasi Pengangguran

Selasa, 9 Jan 2024 00:26 WIB
Tedy Rusmawan Usulkan Kerja Sama BP3MI dan Disnaker dalam Mengatasi Pengangguran

Brilian•BANDUNG – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan A.T., M.M., bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, mengunjungi Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat pada Selasa, (9/1/2024). Tedy Rusmawan berkesempatan bertemu dengan Kepala BP3MI Jawa Barat, Kombes Pol Mulia Nugraha.

Dalam pertemuan tersebut, Tedy Rusmawan mengajak BP3MI Jawa Barat untuk menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung, khususnya Disnaker Kota Bandung. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi terkait peluang kerja di luar negeri bagi warga Kota Bandung.

“Tentunya harapan kami dari DPRD Kota Bandung ialah kolaborasi antara BP3MI Jawa Barat dan Disnaker Kota Bandung. Terutama terkait informasi yang berkala terkait peluang tenaga kerja di luar negeri bagi warga Kota Bandung. Hal ini pun untuk terus menekan angka pengangguran di Kota Bandung,” ujar Tedy.

Tedy juga mengusulkan agar kerja sama ini dapat diwujudkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) antara BP3MI Jawa Barat dan Disnaker Kota Bandung. Dia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung telah menjalin kerjasama sister city dengan sejumlah negara, yang mencakup peluang kerja bagi warga Kota Bandung di luar negeri.

“Ke depan semoga bisa ditindaklanjuti dengan adanya MoU. Apalagi Pemerintah Kota Bandung sudah ada kerja sama sister city dengan beberapa negara seperti Sepang, Korea, Jerman, Australia hingga Amerika Serikat, dan poin kerja sama sister city salah satunya adalah peluang bekerja bagi warga Kota Bandung yang ingin bekerja di luar negeri,” katanya.

Tidak hanya itu, Tedy juga berharap informasi yang masif dari BP3MI Jawa Barat dapat membantu masyarakat Kota Bandung dalam memahami perbedaan antara agen tenaga kerja yang legal dan ilegal, sehingga dapat mengurangi kasus penipuan yang melibatkan agen palsu.

“Bila diinformasikan dengan masif, masyarakat pun akan mengetahui mana agensi tenaga kerja yang legal dan salam pengawasan BP3MI Jawa Barat. Karena hal ini pun kerap masyarakat sampaikan aspirasi terkait masalah ini kepada DPRD Kota Bandung,” ujar Tedy.

Sementara itu, Sekretaris Disnaker Kota Bandung, Dicky Wisnu, berharap BP3MI Jawa Barat dapat lebih aktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung.

“Harapannya juga dari Pemkot Bandung kepada BP3MI Jawa Barat untuk menambah saluran sosialisasi kepada masyarakat terkait peluang kerja di luar negeri. Tentunya apabila nanti ada stand di Mall pelayanan publik, atau bahkan kegiatan di car free day, itu bisa menjadi cara efektif untuk lebih banyak dikenalnya berbagai program dari BP3MI Jawa Barat,” tambah Dicky.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala BP3MI Jawa Barat, Kombes Pol Mulia Nugraha, menyambut baik dan mengungkapkan bahwa pihaknya akan meningkatkan informasi dan sosialisasi terkait program BP3MI. Dia berencana untuk memasang baliho dan videotron sebagai media penginformasian.

“Informasi dan sosialisasi akan kami tingkatkan. Kemarin kami pun baru selesai rapat terkait rencana menginformasikan berbagai program di baliho dan videotron,” kata Mulia.

Mulia juga mengajak masyarakat Kota Bandung yang ingin mengetahui informasi terkait layanan perlindungan tenaga kerja migran dan informasi lowongan pekerjaan di luar negeri untuk mengakses situs resmi BP3MI Jawa Barat.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *