Tahun Baru Suramadu Di Tutup Sementara

Sabtu, 1 Jan 2022 07:38 WIB
Tahun Baru Suramadu Di Tutup Sementara

Brilian°Surabaya – Pergantian Malam Tahun Baru Petugas Kepolisian Tanjung Perak Melakukan Pengalihan Arus Jembatan Suramadu Sementara Secara Selektif Dan Humanis Terhadap Pengendara.

Penutupan Jembatan Suramadu untuk mengantisipasi kerumunan warga yang memanfaatkan momen pergantian tahun, maka diterapkan tiga ring penutupan.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak “AKBP Anton Elfrino Trisanto” menyampaikan, dalam pengamanan malam Tahun Baru ini diterjunkan sejumlah 500 personel, sabtu (1/1/2022).

Disamping itu, Kapolres berpesan kepada seluruh masyarakat di dalam merayakan malam pergantian tahun, diharapkan agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menghindari kerumunan. hal ini untuk Menekan penyebaran Covid-19,” Ucapnya.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Eko Adi Wibowo menambahkan, di dalam pengamanan malam pergantian tahun akan dilakukan penutupan di simpang empat perbatasan, dengan wilayah Kecamatan Tambaksari yang merupakan Ring ke-1.

“Dalam Ring ke-1, jam 21.00 WIB sudah mulai diselektif bagi warga, mana yang punya kepentingan darurat, dan serta merayakan malam pergantian tahun,” jelasnya.

Eko melanjutkan, Ring ke-2, dilakukan di depan ruas jalan yang terdapat putar balik (U-Turn) di depan Puskesmas Kali Kedinding, Kawasan Kedung Cowek, berbatasan dengan Kecamatan Simokerto. Ring ke-3, dilakukan penutupan di pintu Gerbang (Tol Gate) masuk jembatan Suramadu.

Saat waktu menginjak pukul 22.00 WIB. Eko menjelaskan, mekanisme penutupan sementara bakal dilakukan secara menyeluruh. Namun, tetap selektif untuk mengidentifikasi kepentingan para pengendara yang masih berusaha melintas di pos penutupan jalan, yang terdapat di tiga ring tersebut.

“Begitu, jam 22.00 WIB, ditutup total, kecuali emergency. Seperti ambulan pemadaman, dan kendaraan sembako, dan sebagainya,” lanjutnya.

Kendati demikian, Eko menegaskan, pihaknya tetap akan menggunakan pendekatan secara humanis dalam menerapkan aturan penutupan jalan yang sedang berlangsung.

“Pihaknya bersama Polrestabes Surabaya dan Polres Bangkalan, telah melakukan serangkaian proses edukasi terhadap masyarakat mengenai rencana penutupan jalan menuju Jembatan Suramadu.

Kebijakan pembatasan bersifat sementara, sambung Eko, dimaksudkan mengantisipasi potensi penularan Covid-19 yang kini dengan ancaman varian baru.

“Kami secara humanis saja. Kalau mereka memaksapun, tidak bisa (atau tidak di izinkan melintas). Kecuali kalau ada yang menyusul keluarga karena meninggal, atau ada yang mengantarkan keluarga sakit naik ambulan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *