Brilian•BANDUNG – Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, dan Direktur Jenderal Cipta Karya, Diana Kusamastuti, meresmikan pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Sidolig kepada Pemerintah Kota Bandung. Penyerahan tersebut dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Upacara penyerahan, yang dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, menandai selesainya renovasi pada kedua stadion yang semula direncanakan sebagai venue Piala Dunia U-20 sebelum akhirnya dibatalkan.
Ema Sumarna merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kementerian PUPR atas upaya mereka dalam melakukan renovasi. “Semoga dengan fasilitas stadion yang semakin baik akan menghasilkan atlet yang baik juga,” ujar Sumarna, menunjukkan harapannya terhadap peningkatan kualitas atlet di Kota Bandung.
Diana Kusamastuti, yang mewakili Direktorat Jenderal Cipta Karya, menjelaskan bahwa renovasi stadion tersebut merupakan bagian dari rencana Indonesia yang menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, meliputi perbaikan rumput, fasilitas lampu serta fasilitas lainnya. “Walaupun tidak jadi namun pekerjaan kita telah dilaksanakan,” ungkap Kusamastuti.
Diana berharap bahwa fasilitas stadion tersebut dapat dijaga dengan baik dan terus digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga. Untuk mendukung hal ini, pihaknya juga akan memberikan pelatihan kepada pemerintah daerah tentang cara merawat stadion.
Ratu Tisha, Wakil Ketua Umum PSSI, juga menyampaikan ajakan kepada seluruh stakeholder sepakbola untuk menjaga dan mengelola fasilitas stadion yang telah direnovasi tersebut. “Kita harus bersama menjaga aset untuk permainan yang lebih baik,” kata Tisha.**





