Siapkan Mubaligh-Mubalighot Masa Depan, SPEMLIBELS Adakan Program Muhadoroh 3 Bahasa

Senin, 15 Agu 2022 16:20 WIB
Siapkan Mubaligh-Mubalighot Masa Depan, SPEMLIBELS Adakan Program Muhadoroh 3 Bahasa

Brilian°Surabaya – “Wa alaikumussalam Warahmatullahi Wabaraakatuh….” Serentak para siswa menjawab ucapan salam dari salah seorang siswa yang menyampaikan muhadoroh (pidato) di hadapan teman-temannya.

Muhadoroh ini merupakan salah satu kegiatan unggulan siswa di SMP Muhamamdiyah 15 Surabaya Boarding School (SPEMLIBELS). Sekolah Islam yang terletak di wilayah Jl.Platuk 104, Sidotopo, Kecamatan kenjeran Surabaya ini mewajibkan para siswa secara bergilir untuk menyampaikan muhadoroh yang diadakan sepekan sekali.

Salah satu tujuan kegiatan yang dilaksanakan setiap Sabtu pagi ini di antaranya adalah untuk melatih para siswa agar memiliki keterampilan berbicara di depan umum dengan baik. Karena keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) merupakan kemampuan yang dibutuhkan banyak orang, banyak pekerjaan.

Meskipun terlihat mudah, tapi ternyata, muhadorroh menjadi salah satu hal yang menakutkan bagi banyak siswa karena dia akan berbicara didepan teman-temannya dan itu membutuhkan banyak latihan serta pembiasaan.

13/8 kali ini sebagai petugas muhadoroh adalah kelas 9F yaitu Laila Salsabila sebagai Mc ,Ailsa Nariswari Berryl Ozora, tilawah Quran, Nabil Khoirunisa, Nirrina Azzahra ,Pidato bahasa arab dan Pury Anandita Pidato bahasa indonesia.

Untuk diketahui, Muhadorroh kali ini menggunakan 3 bahasa sekaligus yaitu Bahasa arab, inggris dan bahasa indonesia.

Menurut pembina muhadoroh Haritza dan Ketua Ismuba Aziz Mualana mengatakan, Muhadorroh 3 bahasa ini merupakan tahap anak-anak untuk belajar public speaking dan menyiapkan Mubaligh-Mubalighot Masa depan,

“Untuk itu SPEMLIBELS mengadakan program Muhadoroh 3 bahasa serta untuk menambah wawasan internasional karena menggunakan 2 bahasa asing yaitu bahasa arab dan bahasa inggris,” paparnya.

Bersamaan dihari kemerdekaan republik indonesia, Puri sebagai salah satu petugas muhadoroh kali ini mengambil tema cara mengisi kemerdekaan sebagai seorang pelajar,

“Salah satu cara terbaik bagi seorang pelajar dalam mengisi kemerdekaan adalah belajar dengan giat sembari membantu pekerjaan orang tua,” pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *