Siap-Siap Kaget! Ikan Bandeng Sidoarjo Kini Jadi Burger, Begini Kata Bambang Haryo

Senin, 26 Okt 2026 10:03 WIB
Siap-Siap Kaget! Ikan Bandeng Sidoarjo Kini Jadi Burger, Begini Kata Bambang Haryo
Sumber foto: Dok. Gerindra

SIDOARJO — Komoditas ikan bandeng khas Sidoarjo kini tak lagi sekadar diolah secara konvensional. Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bertransformasi menciptakan produk kuliner kekinian berbasis kearifan lokal.

Langkah ini diambil demi mendongkrak daya saing UMKM Sidoarjo agar sanggup menembus pasar yang lebih dinamis. Pemanfaatan komoditas lokal yang dikemas dengan konsep modern diyakini menjadi kunci utama agar produk daerah dilirik oleh konsumen lintas generasi.

BHS mencontohkan olahan inovatif seperti burger bandeng yang dinilai memiliki potensi pasar sangat menjanjikan. Menurutnya, adaptasi rasa dan penyajian yang modern sangat efektif dalam menarik minat pembeli dari kalangan generasi muda.

“UMKM ini diharapkan bisa naik kelas dengan adanya menu-menu baru yang basisnya budaya lokal. Di Sidoarjo ini ada bandeng, dan ini agak dimodernkan sedikit. Burger bandeng ini ternyata kesukaan anak-anak muda,” ungkap BHS di sela kegiatan bimbingan teknis UMKM makanan.

Senada dengan hal tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif menilai sektor makanan memang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf, Amir Hamzah, menyebut sekitar 65 persen potensi ekonomi kreatif di Sidoarjo berasal dari industri kuliner.

Amir menggarisbawahi pentingnya sentuhan teknologi dan keahlian memasak untuk mengolah bahan mentah tradisional menjadi hidangan bernilai jual tinggi. Kehadiran juru masak kreatif sangat diperlukan untuk menciptakan tren kuliner baru yang sesuai dengan selera zaman.

“Dengan mengkreasikan teknologi dan inovasi kreatif dari para chef, bisa menjadikan makanan yang kekinian dan diterima oleh anak muda,” tutur Amir.

Melalui integrasi antara pasokan bahan baku lokal dan kreativitas penyajian, UMKM kuliner di Sidoarjo diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga sukses meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan para penggiatnya.

Pos terkait