Brilian°Surabaya – komisi D bidang kesejahteraan rakyat Kota Surabaya kembali melakukan kegiatan Penjaringan Aspirasi Masyarakat masa Reses tahun sidang ketiga, masa persidangan kedua tahun anggaran 2022, bertempat di depan balai RW 10 kecamatan Wonokromo di Jalan Tales 1 Surabaya, Selasa (15/02/2022).
Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyerap aspirasi kepentingan masyarakat dan mengartikulasikan dalam kebijakan pembangunan di Kota Surabaya. Secara keseluruhan reses dijalankan dengan virtual atau daring. Dan, yang hadir fisik kurang lebih dari 30 orang dengan mematuhi protokol kesehatan,
“Karena kondisi pandemi harus kita pahami bersama. Kita berharap dari yang sedikit kita undang reses itu benar benar mewakili, dan apa yang mereka usulkan itu sangat dibutuhkan masyarakat,”kata Dyah Katarina S.Psi, M.Si Fraksi PDI Perjuangan komisi D
Walau jumlah peserta terbatas, namun warga banyak memberikan masukan yang terkait persoalan mendasar, seperti sarana fisik jalan,MBR, Bantuan PKH, serta kegiatan kelembagaan seperti PKK, Posyandu dan Karang Taruna.
Salah satunya, Bu Suwarni selaku kader RW 10 manyampaikan aspirasinya, “apakah ada bantuan sembako atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah diwilayahnya.” Ucap suwarni melalui Vicon
Dyah menanggapi, Untuk MBR ini memang menjadi permasalahan kita bersama menyeluruh, “Datanya serahkan aja sama saya, nanti saya akan sampaikan ke dinas terkait,” terang Dyah
Harapan saya dalam reses ini, Pemkot Surabaya bisa benar-benar memenuhi apa yang diharapkan warga, sesuai dengan usulan warga, jadi apa yang tertunda kemarin bisa terlaksana,
“Setidaknya dengan acara Reses ini, kita bisa memberikan edukasi kepada warga dan bisa mendengarkan keluhan dan aspirasi warga untuk diarahkan kepada dinas terkait,” tandasnya





