Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (Apkulindo) Bersinergi Membangun Perekonomian

Rabu, 16 Feb 2022 09:48 WIB
Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (Apkulindo) Bersinergi Membangun Perekonomian

Brilian°Surabaya – Sebagai bentuk kebersamaan dan membangun perekonomian di masa pandemi beberapa pengusaha pemilik resto dan rumah makan yang tergabung di Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (APKULINDO) terus mengembangkan sayapnya.

Menurut Sekretaris Jendral Pengurus Pusat APKULINDO Masbukhin Pradana, bahwa pihaknya saat ini sedang menyiapkan pembentukan 15 Pengurus Wilayah di Masing – Masing Provinsi se-Indonesia. Saat ini sudah terbentuk 5 pengurus wilayah, termasuk Jatim yang hari ini dilantik.

“Jawa Timur yang dilantik hari ini merupakan pengurus wilayah Apkulindo kelima. Target kita tahun ini membentuk 15 pengurus wilayah,” ujarnya, Selasa (15/2/2022) di Amaris Hotel Jalan Margorejo indah No 114-115 Surabaya.

Bacaan Lainnya

Masbukhin menyampaikan kenapa Jawa Timur ini penting, karena wilayahnya sangat luas, penduduknya sangat banyak, dimana Kabupaten/Kotanya banyak tujuan Pariwisata. Seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang dan Batu, hingga ke Probolinggo, Jember, Lumajang serta Banyuwangi.

“Yang pasti ketika perekonomian melalui jalur pariwisata menggeliat. Maka orang pasti butuh makan. Nah, disitulah Asosiasi Pedagang Kuliner Indonesia berfungsi untuk bersinergi membangun perekonomian dengan kearifan lokal makanan di negeri ini,” papar Masbukhin.

Sementara itu, Jonet Sugondho Ketua Umum Pengurus Apkulindo Wilayah Jawa Timur menyatakan bahwa pihaknya sangat berharap adanya sinergitas dari pemerintah setempat.

“Karena usaha kita tidak akan pernah bisa maju tanpa adanya dukungan dari pemerintah. Dukungan itu bisa berbagai bentuk, mulai dari pelatihan bersama, informasi perkembangan peraturan dan perundangan serta sinergi dalam pemasaran,” urai Jonet.

Dia menyebutkan,termasuk sertifikasi halal, karena perkembangan peraturan khususnya di Kota Surabaya itu sekarang sudah banyak perubahan.

“Harapannya, kami bisa bersinergi sehingga dapat saling membangun perekonomian di Kota Pahlawan ini, dan bisa berkembang di seluruh Jawa Timur,” harap Jonet.

Untuk diketahui, dari masing – masing restoran atau rumah makan yang ada dari restauran menyumbang pajak 10 persen kepada pemerintah. Para pengusaha yang tergabung di Apkulindo ini sudah tertib baik secara administrasi maupun penerapan protokol kesehatan.

“Kaitannya dengan PPKM bahwa Surabaya yang saat ini naik ke level 3, harapannya bisa turun ke level 2 hingga turun lagi ke level 1. Semoga kita bisa bersinergi untuk menumbuhkan kembali perekonomian di Kota ini,” tukas Eri Marsudi Utomo Sekretaris Umum Apkulindo Wilayah Provinsi Jatim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *