Brilian•Garut Jawa Barat – Menteri Sosial Tri Rismaharini akan membangun lumbung sosial di Kabupaten Garut. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kejadian bencana alam selama musim penghujan.
Rencana pembangunan lumbung sosial di Garut diungkapkan Risma saat meninjau dan memberikan bantuan kepada korban bencana banjir bandang di Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Senin (29/11).
“Lumbung sosial ini kita akan buat, di dalamnya ada kebutuhan seperti makanan, peralatan dapur dan sebagainya,” ungkapnya.
Risma menjelaskan bahwa pembangunan lumbung sosial menjadi sangat penting dibangun di Garut karena menjadi salah satu wilayah yang rawan bencana. BMKG bahkan memperingatkan bahwa puncak musim hujan akan terjadi sampai Maret 2022.
“Jika nantinya terjadi banjir susulan dan akses jalan terputus maka pengiriman bantuan kepada warga terdampak bisa cepat karena berasal dari lumbung sosial tersebut. Untuk lokasinya nanti tergantung kecepatan di sini, karena sebenarnya kita tidak sulit,” jelas Risma.
Segala kebutuhan di lumbung sosial tersebut, nantinya menurut Risma sepenuhnya akan ditanggung oleh Kementerian Sosial. Jika dalam prosesnya barang-barangnya habis, maka persediaannya akan kembali diisi.
“Nanti kan kalo habis nanti ada berita acaranya, terus diisi lagi dari kita yang isi karena Pak Bupati uangnya tinggal Rp2 miliar,” tuturnya.
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menyebut bahwa rencana pembangunan lumbung sosial di Garut karena kekhawatiran Risma untuk masyarakat Garut. “Nantinya di lumbung sosial itu pun bukan hanya diisi kebutuhan makanan saja, namun juga alat masak, selimut dan lainnya,” ujarnya pada awak media.





