Perintah Menteri Imipas Diimplementasikan, Lapas Pemuda Madiun Maksimalkan Lahan Idle untuk Ketahanan Pangan

Rabu, 24 Jun 2026 12:49 WIB
Perintah Menteri Imipas Diimplementasikan, Lapas Pemuda Madiun Maksimalkan Lahan Idle untuk Ketahanan Pangan

Brilian-news.id | MADIUN – Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional ketahanan pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan idle (lahan yang belum dimanfaatkan). Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk memanfaatkan aset yang tersedia menjadi lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan nasional (24/06).

Sebagai salah satu implementasi program tersebut, Lapas Pemuda Madiun berhasil mengembangkan berbagai sektor pertanian dan peternakan yang dikelola sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Salah satu hasil yang telah dirasakan adalah panen telur ayam petelur yang menjadi produk unggulan dalam mendukung kebutuhan pangan di lingkungan lapas.

Selain ayam petelur, Lapas Pemuda Madiun juga mengembangkan berbagai komoditas lainnya, seperti ayam KUB, budidaya ikan lele, ikan nila, ikan patin, serta aneka tanaman hortikultura seperti cabai dan terong. Tak hanya itu, peternakan kambing juga mulai dikembangkan dan ke depan akan ditambah hingga puluhan ekor sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan.

Bacaan Lainnya

Dalam waktu dekat, populasi ayam petelur juga akan ditingkatkan secara signifikan dengan penambahan sekitar 1.000 ekor ayam petelur, sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengatakan, “Pemanfaatan lahan idle merupakan bentuk nyata pelaksanaan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami terus berupaya mengoptimalkan seluruh potensi yang ada, baik di bidang peternakan maupun pertanian. Ke depan kami akan menambah sekitar 1.000 ekor ayam petelur serta mengembangkan peternakan kambing agar manfaatnya semakin besar.”

Lebih lanjut, Rudi menegaskan bahwa seluruh program tersebut sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan.

“Kami bertekad mendukung penuh Asta Cita Presiden dan program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan. Selain menjadi sarana pembinaan kemandirian warga binaan, program ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas pasokan pangan serta membantu menekan laju inflasi,” tegas Rudi.

Melalui pemanfaatan lahan idle secara optimal, Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun tidak hanya menciptakan lingkungan yang produktif, tetapi juga membangun kemandirian warga binaan melalui pembinaan berbasis keterampilan. Program ini diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh implementasi nyata pemasyarakatan yang produktif, bermanfaat, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Pos terkait