Probolinggo | Brilian-news.id,-Dalam meningkatkan tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntable, DPC PAPDESI Kabupaten Probolinggo telah menggelar kegiatan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa tahun 2024.
Sabtu, 14 Desember 2024. Kegiatan yang digelar di Paseban Sena Baliroom Hotel, tepatnya yang beralamat di Jl. Suroyo No.50 -52, Sukabumi, Kec. Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur 67219 telah dihadiri ratusan kepala desa.
Bupati Terpilih Gus Haris Ungkap Program 100 Hari Kerja, Ajak Akselerasi Kepala Desa Menuju Lebih Baik
Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa se Kabupaten Probolinggo tahun 2024 tentang tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel berlangsung di Hall Paseban Sena Kota Probolinggo. Sabtu, 14/12/2024.

Menghadiri dalam acara Gus Dr. Moh. Haris Bupati terpilih, Lora Fahmi AHZ Wakil Bupati terpilih, H. Ugas Irwanto S.Sos, MSi Pj. Bupati Probolinggo, Wisnu Wardana SH, SIK, Kapolres Probolinggo, Ahmad Nuril Alam SH. MH Kejari Kabupaten Probolinggo, Perwakilan Kodim 0820, Perwakilan Polresta Probolinggo, Inspektorat, Fathur Rozi Kadis PMD, Perwakilan Bank Jatim, Kepala OPD se Kabupaten Probolinggo dan Supriyanto Ketua Papdesi serta Kepala Desa Seluruh Kabupaten Probolinggo.
Acara ini menjadi ajang silaturahmi bagi Pasangan Bupati terpilih kabupaten Probolinggo dengan Pj. Bupati dan jajaran Forkopimda serta kepala desa se kabupaten Probolinggo.
Membuka sambutan Supriyanto Ketua Papdesi Probolinggo memaparkan posisi kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan dengan perspektif hukum, dengan kepala desa itu memiliki kebijakan yang konsepnya orientasinya lebih kepada kearifan lokal sehingga muncul namanya diskresi yang subjektif dan lebih sering bersentuhan dengan implikasi hukum.
Dan pada kesempatan tersebut Ketua Papdesi kabupaten Probolinggo meminta arahan dan petunjuk dan mengajak seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Probolinggo mendukung program dari Bupati terpilih Kabupaten Probolinggo.
Dilanjutkan Ahmad Nuril Alam SH MH memberikan sambutan mengucapkan selamat atas terpilihnya Bupati terpilih Kabupaten Probolinggo Gus dr. Haris dan Lora Fahmi AHZ.
Ahmad Nuril berpesan terkait dengan tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntable dan mengapresiasi semangat yang luar biasa membangun Indonesia dari Desa sebagaimana amanat undang-undang Nomor 6 Tahun 2014.
“Semangat ini sejalan dengan misi dan misi Bupati terpilih, 5 misi yang sempat dicatat oleh kami, antara lain tata kelola pemerintah anti korupsi dan inovatif, misi tentang membangun ketahanan ekonomi nasional dari desa dan komunitas menuju desa bebas dari korupsi dan semangat ketahanan kemandirian ekonomi dengan memaksimalkan potensi daerah yang ada”, urainya.
Terkait dengan upaya pencegahan korupsi yang dilaksanakan di kabupaten Probolinggo, senada dengan kejaksaan Kapolres Wisnu Wardana menyatakan jika akan selalu siap memberikan pendampingan termasuk juga untuk penerapan Ultimum Remedium yang berarti penerapan sanksi pidana sebagai upaya terakhir dalam penegakan hukum.
Kapolres Probolinggo menambahkan untuk suasana kabupaten Probolinggo pasca pilkada berlangsung kondusif dan menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh kepala desa dalam mewujudkan hal tersebut.
Untuk Gus Dr. Haris sendiri setelah sekilas mengulas demografi kabupaten Probolinggo menyampaikan jika kabupaten Probolinggo adalah kabupaten yang sangat kaya sumber daya alamnya. Sehingga menjadi tanggung jawab dan amanah yang besar membawa Probolinggo menjadi inklusif dan berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat.
“Bukan tentang peningkatan kapasitas aparaturnya tetapi tentang diskusi potensi yang baik, kita berkumpul di sini agar kita bisa menyelamatkan apa yang bisa kita lakukan nanti ke depan terutama 5 tahun ke depan, kepada teman-teman kita sampaikan bahwa ke depan Kami siap melakukan pendampingan dan perlindungan kepada teman-teman”, ungkap Gus Haris.
“Tapi ingat seperti yang disampaikan oleh beliau-beliau tadi, adalah penguatan kompetensi dari teman-teman kepala desa ini, penguatan tata kelola pemerintahan desa, kemudian peningkatan inovasi, kreativitas kemudian kepemimpinan yang partisipatif, inklusif kemudian monitoring bahkan sampai evaluasi ini nanti harapan upgrading dari kapasitas teman-teman kepala desa yang kita harapkan ke depan”, urai Gus Haris.
Sebagai kabupaten termiskin ke 4 Gus Haris bertekad dengan program 100 hari kerja usai dilantik nanti adalah mengajak seluruh kepala desa melakukan penyelarasan.





