Brilian•BANDUNG – Tingkat hunian hotel atau okupansi di Kota Bandung selama libur Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan.
ㅤ
Kondisi tersebut sejalan dengan melonjaknya jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung selama masa libur panjang Idulfitri.
ㅤ
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut okupansi hotel bintang tiga hingga bintang lima berada di atas 50 persen.
ㅤ
Sementara secara keseluruhan, tingkat hunian hotel di Kota Bandung rata-rata mendekati angka tersebut.
ㅤ
“Hotel bintang 3 sampai bintang 5 di atas 50 persen, rata-rata mendekati 50 persen dengan jumlah kamar yang sangat banyak,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat 27 Maret 2026.
ㅤ
Pada masa puncak libur, tepatnya H+2 dan H+3 Lebaran, tingkat hunian hotel bahkan menembus lebih dari 90 persen.
ㅤ
Menurut Farhan, capaian tersebut menunjukkan tingginya minat wisatawan untuk menginap dan menikmati suasana liburan di Kota Bandung.
ㅤ
“Tingkat hunian hotel sampai di atas 90 persen pada H+2 dan H+3,” kata Farhan.
ㅤ
Ia menjelaskan, sebagian besar wisatawan yang datang merupakan keluarga dari luar kota.
ㅤ
Wisatawan dari wilayah Jabodetabek masih mendominasi kunjungan selama libur Lebaran.
ㅤ
Mereka memilih menginap agar dapat menikmati liburan di Bandung dalam waktu yang lebih panjang.
ㅤ
Selain sektor perhotelan, peningkatan juga terlihat dari volume penumpang selama periode libur.
ㅤ
Farhan menyebut, terdapat kenaikan volume penumpang sekitar 15 persen.
ㅤ
Data sementara mencatat total kunjungan ke Kota Bandung mencapai lebih dari 723 ribu orang.
ㅤ
Farhan menilai kondisi tersebut memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi, terutama perhotelan, pariwisata, kuliner, dan jasa pendukung lainnya.
ㅤ
Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaku usaha tetap menjaga kualitas pelayanan bagi wisatawan.
ㅤ
Menurutnya, peningkatan kunjungan harus diimbangi dengan kenyamanan, ketertiban, dan pengalaman positif selama berada di Kota Bandung.**
Okupansi Hotel di Bandung Tembus 90 Persen saat Puncak Libur Lebaran





