Brilian•Jawa Tengah – Berdasarkan survay Balitbang Jateng, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah mencatat 4,6 juta pemudik bakal masuk ke Jateng saat liburan panjang Natal dan Tahun Baru. Petugas gabungan kabupaten kota diminta untuk lakukan random tes antigen bagi para pemudik.
“Kita tidak lakukan penyekatan, tapi sesuai aturan PPKM level 3, kita akan tes acak atau random test. Saya rasa jumlah tidak sampai segitu, sebab karakteristik pemudiknya juga jauh beda dengan lebaran. Kalau Natal orang banyak liburan ke tempat wisata, ini yang perlu dicegah,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Henggar Budi Hanggoro di Semarang, Jumat (3/12).
Pada tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2022, personel Dishub bakal disebar untuk meningkatkan pengawasan di tempat-tempat wisata yang berpotensi didatangi para pemudik liburan akhir tahun.
“Pemudik boleh masuk Jateng tetapi dengan syarat yang sudah divaksin dua kali. Kita akan random test 21 terminal tipe B, jalur-jalur Pantura, semua rest area Jalan Tol Salatiga, Batang hingga Bawen. Kalau ditemukan pemudik tertular virus covid-19 akan dikarantina terpusat,” ungkapnya.
Terkait aturan pembatasan penumpang di beberapa angkutan transportasi untuk menekan mobilitas orang dan penularan covid-19 di Jateng, pihaknya akan mengikuti kebijakan nasional.
“Kita mengalir saja ikuti kebijakan nasional. Misal, di sektor jalur udara sudah ada pembatasan penumpang, setiap bandara juga masih mewajibkan tes antigen, PCR. Saya rasa kalau di kereta api, kapal dan pesawat itu gampang pengendaliannya karena pergerakan penumpangnya hanya di dermaga, stasiun dan bandara. Ini beda banget situasinya sama jalur darat, maka kita lebih fokus lakukan pengendalian untuk moda transportasi darat,” tuturnya pada awak media.





