Brilian-news.id | Probolinggo – Kebut target pencapaian Proyek pelebaran ruas jalan nasional di KM 40, PPK. 1.3 gelar pengaspalan pada waktu dini hari 01:10 wib, terpantau di lokasi pengerjaan, _+ 8 dum truk bermuatan aspal terparkir dan sejumlah pekerja yang tampak melakukan aktivitas pembersihan sisa pengerukan Cold milling menggunakan kompresor dengan kondisi minim penerangan dan rambu-rambu yang terpasang. Minggu 23/07/23.
Berdasarkan informasi yang diterima oleh tim media, pengaspalan dilakukan pada waktu dini hari untuk menghindari terjadinya kemacetan arus lalu lintas.
Didapati, debu dan sebagian kerikil sisa Cold milling yang sudah disemprot dengan cairan perekat (Tack Coat). “Kualitas Kebersihan pengerjaan meragukan”.
Salah satu konsultan pelaksanaan saat dikonfirmasi di lokasi pengerjaan mengenai kebersihan pasca dilakukannya cold milling yang didapati masih terdapat sisa abu yang sudah disemprot cairan perekat tersebut dengan santainya mengatakan, “kalau hanya debu itu tidak masalah, kecuali kerikil sisa pengerukan itu yang harus dibersihkan, karena kalau debu kan bisa merekat setelah di tack Coat”. Terangnya.
Sementara PPK 1.3 yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan kegiatan seputar Probolinggo – Turen saat dikonfirmasi awak media lagi-lagi terkesan membungkam.
Demi kemaksimalan pekerjaan Proyek Negara, kami selaku awak media meminta pihak terkait segera turun ke lokasi untuk menindak lanjuti adanya pekerjaan kontraktor yang diduga tidak profesional.





