Brilian°Tulungagung – Kantor Desa merupakan tempat pengaduan masyarakat dan juga tempat pelayanan keperluan surat-surat yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam konteksnya Balai Desa tempat pengurusan dari masyarakat pada saat jam kerja sampai batas jam kerja selesai yang telah ditentukan dari pemerintah.
Lain halnya di Desa Sendang Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung terlihat tutup dan tidak ada satu pun perangkat maupun Kepala Desa yang masuk, semua pintu tertutup.
Hal ini dialami langsung oleh wartawan media online dan cetak yang datang ke kantor desa tersebut pada hari Rabu (11/01/2023). Wartawan media cetak dan online ini bermaksud datang hendak bersilaturahmi dan klarifikasi terkait dengan program desa.
Kedatangan kami bermaksud sillaturrahim ke Kepala Desa Sendang. Karena hari itu adalah hari dan jam kerja, maka kita datang ke kantor desa bukan ke rumah. Namun sesampainya di kantor kami kaget karena pintu kantor tertutup rapat dan tidak terlihat Kepala Desa maupun Perangkatnya, ungkap Lamidi dari media online brilian-news.id, Kamis (12/01/2023).
Lamidi juga menjelaskan bahwa kemarin juga bertemu dengan salah satu warga Desa Sendang yang hendak mengurus surat dan merasa kecewa karena tidak ada surat pemberitahuan ke warga.
Saat itu langsung kita komunikasi dengan unsur staf sekretariat desa yaitu Sugiono selaku Bendahara melalui telepon terkait tutupnya kantor desa, Sugiono menjawab akan diagendakan pada hari Kamis (12/01), ungkap Lamidi.
Saat awak media datang kembali pada hari ini sesuai agenda yang dijadwalkan ternyata Kepala Desa tidak ada di Kantor karena ada kegiatan luar dan ditemui oleh Sugiono selaku Bendahara desa, selain itu Sugiono menjelaskan bahwa Balai Desa tutup kemarin di karenakan semua unsur mulai Kepala Desa beserta perangkat ada giat studi banding ke mojokerto, Kamis (12/01/2023).
Sugiono juga mengatakan kepada awak media yang datang bahwa harus berhati-hati karena Kepala Desa Sendang ini orangnya kaku dan mudah marah, “sampean harus hati-hati mas karena Kades Sendang sini orange kui kaku gampang marah”, kata Sugiono.





