Edukasi Bahaya Narkoba, Lapas I Madiun Bekali Warga Binaan Dengan Pengetahuan Pencegahan Narkoba

Sabtu, 9 Mei 2026 10:16 WIB
Edukasi Bahaya Narkoba, Lapas I Madiun Bekali Warga Binaan Dengan Pengetahuan Pencegahan Narkoba

Brilian-news.id | MADIUN — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus diperkuat melalui kegiatan edukasi bahaya narkoba yang diberikan kepada warga binaan pada jumat, 8 mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan dampak buruk narkoba, baik bagi kesehatan, hukum, maupun kehidupan sosial.

Kegiatan tersebut diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias. Materi edukasi disampaikan secara interaktif oleh dr.Indra D. Wibowo, SpKJ dengan penekanan pada pentingnya menjauhi narkoba serta membangun pola hidup sehat dan produktif selama menjalani masa pembinaan.

Usai kegiatan edukasi, rangkaian acara dilanjutkan dengan tes urine kepada warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan. Pelaksanaan tes urine ini dilakukan secara ketat dan transparan, serta didampingi langsung oleh aparat TNI dan Polri sebagai bentuk pengawasan bersama dalam menjaga integritas dan keamanan.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba melalui pembinaan, pengawasan, dan deteksi dini secara berkelanjutan,” ujar Andi Wijaya Rivai.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial DK menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini memberikan pemahaman baru baginya tentang bahaya narkoba serta dampak buruk yang ditimbulkannya. “Kegiatan ini membuka wawasan saya tentang bahaya narkoba. Saya jadi lebih paham bahwa narkoba tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga masa depan keluarga. Saya berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ungkap DK.

Melalui kegiatan edukasi dan tes urine ini, diharapkan warga binaan semakin sadar akan bahaya narkoba serta mampu menjalani proses pembinaan dengan lebih baik. Program ini juga menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Pos terkait