Memperingati Tahun Baru Islam Dan Milad Perguruan Silat SPKM

Senin, 8 Agu 2022 23:30 WIB
Memperingati Tahun Baru Islam Dan Milad Perguruan Silat SPKM

Brilian°Surabaya – Dalam Rangkah memperingati tahun baru Islam 1444 Hijriyah, yang bertepatan dengan berdirinya perguruan pencak silat SPKM (Surabaya Pencak Kurdo Manyuro) yang ke 84 tahun, mengadakan malam tasyakuran, sebagai bukti rasa syukur terhadap tuhan yang maha esa. Minggu (07 – 08 – 2022)

Dengan wujud rasa syukur, perguruan SPKM mengadakan kegiatan tumpengan, santunan anak yatim, hiburan tiban sangkur, atraksi ular, api, batu bata dan makan kembang. Tradisi Loro Pangkon yang biasa di sebut Jago – jagoan mengawali pembukaan acara malam ini.

Acara yang di mulai pukul 7 malam sampai selesai, bertempat di gedung serbaguna Sidotopo tepatnya di jl. Sidotopo wetan no.1 (pertigaan) kel.Sidotopo Kec. Kenjeran kota Surabaya, berjalan lancar dan damai.

Di hadiri oleh para sesepuh – sesepuh pendekar SPKM, Aba Abdul Qodir Jaelani, Aba Safroni, Aba Hadi, bapak Fatoni (SPKM Tulungagung) dan ketua harian Ipsi bapak Boyke santuso. Turut hadir perwakilan dari masing – masing perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Surabaya, yaitu Perguruan silat Pagar nusa, Joko tole, Gopsu, Nur harias, Satia wicaksena, Cempaka putih, Ki Ageng mandanalang, dan Perisai Hati.

” Syukur Alhamdulillah, bisa mengadakan tasyakuran ini dalam keadaan sehat wal Afiat, terima kasih semuanya yang hadir. Ucap ketua umum SPKM bapak Luqman Budianto

Tetap menjaga tradisi dan mengikuti perkembangan jaman demi kelancaran, kesuksesan perguruan pencak silat dengan menciptakan, mencetak regenerasi adik didik untuk menjadi atlit yang berprestasi di Propinsi, nasional sampai internasional.

” Semoga SPKM selalu berkembang, Selalu berprestasi, Selalu jaya dan terus mencetak atlit – atlit berprestasi. Pelatih jangan merasa puas, malas, untuk mencetak atlit – atlit baru, terus berbenah, belajar, berinovasi sampai anda menemukan titik atlit yang bisa membanggakan SPKM. Ujar ketua harian IPSI bapak Boyke santuso.

Besarnya perguruan bukan dari Iman, tawaduknya siswa atau mungkin banyaknya masa, banyaknya cabang, tetapi dari Prestasi yang itu juga menjadi salah satu modal untuk membesarkan nama perguruan.

” Sesepuh pendekar SPKM Aba Abdul Qodir Jaelani menyampaikan rasa terima kasih kepada ketua umum SPKM dan IPSI Surabaya serta pendekar – pendekar dari masing – masing perguruan yang telah mendukung kelancaran dan suksesnya acara malam tasyakuran ini, mudah – mudahan mendapatkan keberkahan dan SPKM semakin maju dan sukses.

Saling bergandengan tangan, sesuai perintah dari bapak walikota dan Kapolres Surabaya dengan, ayo amankan Surabaya, jaga Surabaya, Cinta damai, bukan pesilat kisruh, bukan pesilat suka tawuran, tetapi pesilat yang punya cita – cita prestasi dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *