Lapas Pemuda Madiun Gencarkan Razia Insidentil, Wujudkan Lapas Aman dan Tertib

Kamis, 9 Jul 2026 13:03 WIB
Lapas Pemuda Madiun Gencarkan Razia Insidentil, Wujudkan Lapas Aman dan Tertib

Brilian-news.id | Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali melaksanakan razia insidentil sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Rabu (8/7). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib) dan Plh. Ka KPLP serta diikuti Kepala Subseksi Keamanan, Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib (Portatib), Staf KPLP, Staf Adm. Kamtib, Regu Pengamanan, dan Taruna Poltekimipas.

Razia difokuskan di Blok Hunian C Atas kamar 1, 2, 3, 6, 7, 8, 18, 19, dan 20 dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar beserta barang-barang milik Warga Binaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mendeteksi sekaligus mencegah keberadaan barang-barang yang dilarang berada di dalam lingkungan Lapas.

Selama pelaksanaan razia, seluruh Warga Binaan menunjukkan sikap kooperatif sehingga kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kondisi tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Pemuda Madiun.

Bacaan Lainnya

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, di antaranya satu buah senjata tajam rakitan, enam buah paku, empat gulungan tali, satu buah penggaris, satu pecahan kaca, dua buah pemotong kuku, satu buah pinset, satu buah korek gas, dua hanger kayu, satu sendok berbahan stainless, satu sabuk, satu potongan besi, satu uleg, satu tali tampar, serta satu set kartu domino. Seluruh barang hasil razia selanjutnya didata dan diamankan sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk dilakukan pemusnahan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan handphone, narkotika, maupun barang terlarang lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Hasil ini menunjukkan bahwa upaya pengawasan dan deteksi dini yang dilakukan secara konsisten terus memberikan hasil positif dalam mewujudkan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif.

Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Hilman Hilmawan, menyampaikan bahwa razia insidentil merupakan langkah preventif yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

“Razia ini bukan hanya untuk menemukan barang-barang yang dilarang, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan memastikan seluruh blok hunian tetap dalam kondisi aman, tertib, serta bebas dari barang-barang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” ujar Hilman.

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa penguatan keamanan merupakan prioritas utama dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Menurutnya, seluruh jajaran harus menjaga konsistensi pelaksanaan razia sebagai bentuk komitmen menciptakan Lapas yang bersih dari barang terlarang.

“Kami berkomitmen melaksanakan razia secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Selain sebagai upaya penegakan aturan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar). Dengan sinergi seluruh petugas dan dukungan Warga Binaan, kami optimistis kondisi Lapas akan tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegas Rudi.

Melalui pelaksanaan razia insidentil secara konsisten, Lapas Pemuda Madiun terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang. Langkah ini sekaligus menjadi implementasi deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari upaya menciptakan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Pos terkait