Brilian-news.id | Lumajang – Guna meningkatkan ekonomi masyarakat di bidang pertanian. Pemerintah menghimbau agar semua desa menggunakan anggaran Dana Desa 20% untuk ketahanan pangan, tahun 2022 Desa Alun – Alun Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang menganggarkan (DD) Dana Desa ketahanan pangan diperuntukkan pembangunan jembatan akses pertanian.
Desa Alun – Alun Kecamatan Ranuyoso tahun 2022 telah menganggarkan ketahanan pangan sebagai berikut
tahap 1 (Pembangunan Jembatan untuk akses pertanian) Rp 125.243.315,00 tahap 2 (Pembangunan Jembatan untuk akses pertanian) Rp 221.145.000,00 saat kami selaku awak media turun ke lokasi melakukan kontrol atau pengecekan, kami mendapatkan 1 bangunan jembatan yang di bangun tahun 2022 tidak menggunakan prasasti.
Dengan adanya informasi dari masyarakat, kami mencoba mengonfirmasi terkait anggaran DD Dana Desa kepada Kepala Desa, namun kepala desa sangat sulit untuk ditemui, dan kami juga mencoba menghubungi via WA dan telefon juga tidak aktif.
Setelah kami mendapatkan nomor SEKDES dan beberapa perangkat desa dari masyarakat, kami mencoba mengonfirmasi, namun WA kami hanya dibaca tanpa ada balasan.
Karena penjabat Desa sulit dan enggan memberi kejelasan, kami tetap melakukan konfirmasi dan mencari informasi kepada masyarakat agar berita yang kami tayangkan benar – benar aktual.
“Tahun 2022 ada pembangunan 1 jembatan di sini mas, dan setahu saya jembatan ini dibangun menggunakan dana hibah dari PPP bukan dari Dana Desa, semua masyarakat juga tahu kalau jembatan ini dibangun dengan menggunakan dana hibah,” terang masyarakat yang enggan disebut namanya.
Dengan adanya informasi yang kami dapatkan, kami selaku awak media menduga kuat anggaran tahap 1 dan tahap 2 yang dialokasikan Pembangunan Jembatan untuk akses pertanian tidak ada wujud atau fiktif.
Dengan adanya dugaan kuat penyalahgunaan anggaran DD tahun 2022 ini, maka awak media Brilian-news.id meminta pihak APH Polres Lumajang Unit TIPIDKOR, Kantor Kejaksaan, DPMD kab. Lumajang, Kantor Inspektorat Lumajang untuk segera mengaudit dan menindaklanjutinya.






aduh gak bahaya taa