Brilian-news.id | Madiun – Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih dari HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun. Di bawah kepemimpinan Rudi Kristiawan, razia blok hunian warga binaan kini dilaksanakan semakin intensif dengan waktu yang tidak menentu, mulai dari siang, malam, hingga dini hari (05/05) Malam.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk deteksi dini serta upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Dalam setiap pelaksanaan razia, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh hingga ke setiap sudut blok dan kamar hunian warga binaan. Tidak ada celah yang luput dari pemeriksaan guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa perang terhadap HALINAR bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan berkelanjutan.
“Razia akan terus kami lakukan secara rutin maupun insidental dengan waktu yang tidak dapat diprediksi. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menciptakan lapas yang aman, tertib, dan benar-benar bersih dari HALINAR. Tidak boleh ada ruang bagi handphone ilegal, pungli, maupun narkoba di dalam lapas,” tegas Rudi.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan kekompakan seluruh petugas dalam menjalankan pengawasan. Menurutnya, keberhasilan menciptakan lapas yang bersih tidak hanya bergantung pada razia, tetapi juga pada komitmen bersama seluruh jajaran.
Dengan pelaksanaan razia yang semakin intensif dan menyasar seluruh area blok hunian tanpa terkecuali, Lapas Pemuda Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam perang terhadap HALINAR, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas.





