Mapolsek Semampir dan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Melempem Saat Menjalankan Tugasnya

Senin, 16 Jun 2025 09:12 WIB
Mapolsek Semampir dan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Melempem Saat Menjalankan Tugasnya

Brilian-news.id | SURABAYA – Pelaku pencurian sepeda motor (R2) sempat di gagalkan oleh warga setempat yang berlokasi di Jalan Wonokusumo Jaya Gang 7 Kelurahan Semampir Kecamatan Semampir Surabaya (19/6/25).

Pasca kejadian pelaku sempat ditangkap oleh warga dan ditemukan barang bukti (BB) berupa jaket kunci T, kunci 10, dan dompet berisi KTP dan Narkoba jenis sabu, hingga pelaku mau di massa, namun ada salah satu satu warga mendatangi lokasi dan membawa sebilah sajam jenis clurit dengan maksud untuk meredam warga yang hendak memukuli pelaku.

Setelah itu korban ingin menemui pelaku yang ada di lokasi dengan maksud untuk membawa pelaku tersebut ke pihak yang berwajib.

Bacaan Lainnya

Selang beberapa jam korban mendatangi kantor Mapolsek Semampir Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, guna untuk mendapatkan keadilan, dengan berjalan waktu, salah satu oknum anggota Reskrim Mapolsek Semampir bernama Agung menunda proses pelaporan korban yang hendak mau melaporkan kejadian tersebut.

Namun sangat disayangkan disaat korban dan keluarganya ingin melaporkan kejadian tersebut, oknum anggota Mapolsek Semampir malah menolak pelaporan tersebut yang kemudian mengeluarkan ucapan yang sangat tidak pantas.

Salah satu oknum Mapolsek Semampir Agung mengatakan kepada pihak korban “Wes mas kembali besok saja pagi karena ini sudah dini hari dan hujan,” ucapnya.

Dengan adanya kasus tersebut diketahui oleh awak media dan langsung di konfirmasi kepada Kanitreskrim Mapolsek Semampir guna untuk meminta kejelasan yang jelas.

Kanitreskrim Mapolsek Semampir Iptu Su’ud menjawab “Maaf mas saya sedang ibadah Haji langsung saja koordinasi dengan KBO Reskrim pengganti saya atau ke pak Kapolsek.

Setelah di datangi ke kantor Mapolsek Semampir saat di konfirmasi oleh satu media untuk mencari kebenarannya dengan kasus tersebut KBO Reskrim mengatakan “Mas maaf dengan kelalaian anggota saya waktu pas piket dihari itu,” katanya kepada awak media.

Dengan adanya pemberitaan tersebut diketahui oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang mana ia dikenal tegas dan sebagai orang pertama di Perak.

Namun setelah diketahui oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat saat dikonfirmasi oleh media malah memblokir WhatsApp media.

Hingga berita ini ditanyagkan pihak awak media akan terus mengawal kasus tersebut dan terus konfirmasi kepada pihak-pihak terkait Kabidpropam Polda Jatim.

(IL)

Pos terkait