Probolinggo | Brilian-news.id,-Di tengah gemuruh mesin-mesin tambang yang beroperasi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, tersimpan cerita keluhan dari warga sekitar. Kehadiran tambang yang dikelola oleh empat orang ini tidak hanya membawa hasil bumi, tetapi juga membawa masalah bagi penduduk setempat. Apa yang menjadi keluhan utama warga? Jalan rusak yang semakin hari semakin parah.
Jalanan di Desa Sidorejo yang dulunya masih layak untuk dilalui, kini berubah menjadi jalur penuh tantangan yang diakibatkan oleh oknum-oknum yang memperkaya diri sendiri.
Dugaan tambang ilegal muncul saat kami datangi lokasi, dan menanyakan keresmian tambang, salah satu petugas menjawap, “sebentar mas, saya masi repot, masi ada masalah”, jelasnya sambil pergi meninggalkan kami.
Kerusakan ini diakibatkan aktivitas kendaraan berat, yang tonasenya melebihi aturan kelas jalan setiap hari. Lubang-lubang besar menghiasi jalan, dan saat hujan turun, jalanan berubah menjadi kubangan lumpur yang sulit dilalui. Hal ini jelas menyulitkan warga yang sehari-hari menggunakan jalan tersebut untuk beraktivitas.
Masyarakat Sidorejo merasa diabaikan. Keluhan mereka seakan terbang tanpa arah, tanpa ada yang mendengar. Beberapa warga bersedia berbagi cerita,
Warga Desa Sidorejo tidak hanya mengeluh, mereka juga meminta kebijakan konkret dari pihak pemerintah dan pengelola tambang.
Mereka berharap ada tindakan nyata untuk memperbaiki jalan yang rusak. Warga mengusulkan beberapa hal:
1. Perbaikan Jalan Secara Berkala, Warga meminta agar jalan yang rusak diperbaiki secara berkala, bukan hanya tambal sulam yang sifatnya sementara.
2. Pengawasan Kendaraan Berat, Ada aturan dan pengawasan terhadap truk-truk tambang yang melintas, termasuk pembatasan tonase untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
3. Kontribusi dari Pengelola Tambang, Pengelola tambang diharapkan berkontribusi dalam perbaikan jalan sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.
Kondisi jalan yang rusak ini menjadi cerminan dari kurangnya perhatian terhadap infrastruktur di daerah yang terpengaruh oleh kegiatan tambang. Warga berharap suara mereka didengar oleh pemerintah dan pihak terkait, sehingga solusi bisa segera diterapkan. Dengan perbaikan jalan, warga Sidorejo bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman.
Tambang memang penting untuk perekonomian, tetapi kesejahteraan dan keselamatan warga sekitar tidak boleh diabaikan. Semoga ke depan, ada keseimbangan antara eksploitasi sumber daya alam dan tanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar.
Tambang di Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar, telah membawa dampak signifikan terhadap kondisi jalan di sekitar. Keluhan warga terkait jalan rusak menjadi sorotan yang memerlukan perhatian segera dari pemerintah dan pengelola tambang.
Dengan adanya kebijakan yang tepat dan tindakan nyata, diharapkan masalah ini dapat segera teratasi, sehingga warga bisa kembali merasakan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.





