Listrik Padam di 5 Kota di Kaltim Kembali Normal

Rabu, 15 Des 2021 12:30 WIB
Listrik Padam di 5 Kota di Kaltim Kembali Normal
Ilustrasi sambungan tegangan tinggi (Sutet)

979.885 Pelanggan Terdampak

Brilian*Kalimantan Timur – Aliran listrik PT PLN (Persero) padam di 5 kota di Kalimantan Timur, Selasa (14/12) sore. PLN mencatat lebih 970 ribu pelanggan terdampak di kota Balikpapan, Samarinda, Tenggarong di Kutai Kartanegara, Bontang, dan Sangatta di Kutai Timur. Listrik kembali normal sebelum tengah malam tadi.

Gangguan sistem kelistrikan di kelima kota yang masuk di sistem Mahakam itu terjadi pukul 17.23 Wita kemarin. PLN gerak cepat melakukan pemulihan.

“Penormalan secara bertahap bagi 979.885 pelanggan yang terdampak,” kata GM PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Kaltim-Kaltara Saleh Siswanto, kepada awak media ini melalui keterangan tertulis, Rabu (15/12) pagi.

Bacaan Lainnya

Saleh menerangkan, gangguan itu menyebabkan terputusnya sistem interkoneksi kelistrikan Kalsel-Kalteng dengan sub sistem Mahakam di Kaltim. Sehingga beberapa pembangkit yang ada di Kaltim lepas dari sistem.

“Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut. Sesaat setelah gangguan terjadi petugas lapangan kami langsung melakukan penelusuran dan langsung melakukan proses penormalan secara bertahap mulai pukul 18.09, dengan memberi tegangan kepada gardu induk yang terdampak,” ujar Saleh.

“Hingga akhirnya pada pukul 22.15, seluruh gardu induk kami kembali bertegangan dan pelanggan secara keseluruhan menikmati tenaga listrik normal kembali,” tambah Saleh.

Dijelaskan Saleh, pihaknya akan melakukan evaluasi, investigasi secara menyeluruh terhadap kejadian ini dan memitigasi serta melaksanakan perbaikan sistem.

“Atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan, PLN memohon maaf yang sebesar-besarnya. Mohon doa dan dukungan agar distribusi listrik dan pelayanan kami kepada pelanggan ke depannya akan semakin baik,” tutup Saleh.

Diberitakan sebelumnya, listrik di 5 kota di Kaltim kembali padam akibat gangguan di sistem Mahakam. Kejadian yang sama juga sebelumnya terjadi 27 Mei 2021 lalu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *