Brilian°Jabar – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, George Edwin Sugiharto, menyoroti kondisi ruang kelas di SMA Negeri 1 Bongas, Kabupaten Indramayu, yang mengalami kerusakan parah dan sudah tidak layak digunakan. Saat meninjau langsung lokasi pada Rabu (15/1), ia menemukan sembilan ruang kelas dalam kondisi rusak, dengan tujuh di antaranya mengalami kerusakan berat.
“Kami melihat langsung bagaimana kondisi ruang kelas yang rusak, kemungkinan karena kontur tanah yang tidak stabil. Ini menjadi perhatian serius bagi Komisi V dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar George.
Menurutnya, sarana dan prasarana pendidikan yang memadai sangat penting untuk menunjang kualitas pembelajaran. Namun, kondisi di SMA Negeri 1 Bongas justru sebaliknya—ruang kelas yang rusak parah tidak hanya membahayakan siswa dan guru, tetapi juga menghambat proses belajar-mengajar.
George juga mengapresiasi upaya sekolah yang telah mencari alternatif agar kegiatan belajar tetap berlangsung meskipun ruang kelas yang tersedia berkurang.
“Kami memahami betapa sulitnya situasi ini bagi pihak sekolah dan siswa. Karena itu, kami memastikan bahwa Komisi V DPRD Jabar akan menjadikan perbaikan ruang kelas di SMA Negeri 1 Bongas sebagai prioritas,” tegasnya.
Sebagai wakil rakyat, George Edwin Sugiharto terus mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan infrastruktur pendidikan. “Kita harus memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa serta tenaga pengajar. Pendidikan yang berkualitas berawal dari fasilitas yang layak,” tutupnya.





