Kisah Derasnya Kefakiran Yang Menimpa Orang-Orang Yang Mencintai Baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

Minggu, 5 Des 2021 13:28 WIB
Kisah Derasnya Kefakiran Yang Menimpa Orang-Orang Yang Mencintai Baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

Brilian°Kajian – Seorang sahabat datang menemui Baginda Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wasallam_ dan berkata, “Ya Rasulullah, aku mencintaimu.” Baginda Nabi _shallallahu ‘alaihi wasallam_ menjawab, “Pikirkanlah dulu ucapanmu itu.” Orang itu berkata lagi, “Aku mencintaimu, ya Rasulullah.” Baginda Nabi _shallallahu ‘alaihi wasallam_ menjawab lagi, “Pikirkanlah dulu sebelum kamu berkata demikian.” Setelah tiga kali orang itu berkata demikian, Baginda Nabi _shallallahu ‘alaihi wasallam_ bersabda, “Baiklah, jika ucapanmu benar, maka bersiap-siaplah menghadapi kefakiran yang akan menimpamu. Karena orang-orang yang benar-benar mencintaiku, akan cepat ditimpa kefakiran seperti derasnya air yang meluncur dari atas gunung ke lembah.”

Faidah

Inilah yang menyebabkan sebagian besar Sahabat _radhiyallahu ‘anhum_ berada dalam kemiskinan dan kefakiran. Para pembesar Muhadditsin, ahli tasawwuf, dan fuqaha keadaannya juga tidak jauh berbeda.

Bacaan Lainnya

Ini adalah kaidah umum, karena ada juga para Nabi _’alaihissalam_, tokoh-tokoh para sahabat _radhiyallahu ‘anhum_, tokoh-tokoh ulama, dan auliya _rahmatullahu ‘alaihim_, yang dijadikan kaya oleh Allah _subhanahu wata’ala_ dan tidak ada keraguan kedalaman kecintaan mereka kepada Allah _subhanahu wata’ala_ dan Rasul-Nya.

 

[Dikutip dari kitab Fadhilah Amal hal 58]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *