Kesaksian Admin PT. MCN di Pengadilan Seakan Menjadi Bola Panas, Sumber Lain Mengatakan Tidak Menutup Kemungkinan Ada Beberapa Oknum APH Yang Juga Menikmati

Sabtu, 7 Okt 2023 14:59 WIB
Kesaksian Admin PT. MCN di Pengadilan Seakan Menjadi Bola Panas, Sumber Lain Mengatakan Tidak Menutup Kemungkinan Ada Beberapa Oknum APH Yang Juga Menikmati
Saat saksi dihadirkan dalam ruangan sidang solar ilegal Pasuruan. Rabu 04/10. (Foto : Istimewa)

PASURUAN | Brilian-news.id – Sidang mafia Bos solar asal Pasuruan Kota, Abdul Wachid yang digelar di Pengadilan Negeri Kota Pasuruan, yang digelar kemarin semakin memanas setelah karyawan bagian admin PT. MCN, M. Abdilah bernyanyi atau memberi kesaksian di persidangan akan adanya beberapa oknum LSM dan wartawan yang menikmati uang hasil penjualan bbm ilegal tersebut dan ia juga mengaku mempunyai data maupun fotonya.

Dalam persidangan keterangan M. Abdillah yang menyebutkan, beberapa oknum LSM dan wartawan menikmati hasil dari penjualan bbm ilegal seakan menjadi bola panas bagi sebagian aktivis, bahkan mereka menyuruh Abdilah membuktikan ocehannya, jika memang tidak bisa membuktikan beberapa aktivis mengancam akan melaporkannya.

Adapun nama-nama oknum wartawan dan LSM yang di catut Abdillah menerima jatah bulanan diantaranya : (Inisial)

Bacaan Lainnya

 

H Rp 500 ribu

I Rp 2 juta

R Rp 3 juta

H Rp 3 juta

D Rp 500 ribu

B Rp 500 ribu

P Rp 750 ribu

D Rp 500 ribu

I Rp 6,75 juta

H Rp 600 ribu

 

Akan adanya hal ini, beberapa narasumber yang enggan disebut namanya menyampaikan, bahwa, jika hanya oknum wartawan dan LSM yang disebutkan dalam penerimaan uang bulanan atau yang menikmati hasil manisnya penyalahgunaan solar bersubsidi, apakah pihak lain tidak terlibat..?

“Seandainya waktu itu Wachid dirilis di Polda Jatim, tidak menutup kemungkinan dia akan bernyanyi,” ujar narasumber sambil tersenyum.

Lebih lanjut Narsum mengatakan, coba bayangkan bisnis ilegal ini kan sudah bertahun-tahun lamanya, kira-kira logikanya tidak adakah pihak lain atau oknum lain selain oknum wartawan dan oknum LSM yang menikmati juga? mengingat selama itu bisnis penjualan bbm ilegal di Kota Pasuruan aman-aman saja.

“Saya tidak harus menyebutkan, mungkin kalian para pencari berita lebih paham alurnya, kemana, iya to. Jadi tidak mungkin mereka tidak terlibat tutup mulut tiap bulannya (Atensi),” katanya pada saat menyampaikan kepada wartawan brilian-news.id. Sabtu 07/10.

Sementara itu, dua narasumber yang lainya juga menyebutkan dan berhasil kami abadikan pembicaraannya lewat rekaman ia menyebutkan ada beberapa oknum APH yang juga menikmati atensi tiap bulannya.

“Ya wes ditutup semua to Pak. Kalau tidak ditutup ya dari dulu kukut sudah Pak,” intinya semua di Fadil/Abdillah,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar