Brilian-news.id | PAMEKASAN – Kalapas Pamekasan diduga telah alergi terhadap media, ketika sudah ditemukan bukti pungli terhadap oknum Lapas bernama SUHEPNI bagian dari Registrasi.
Selang sehari Kalapas Pamekasan 2A yang baru saja menjabat sudah bikin malu perihal banyaknya terjadi disaat napi mau bebas dengan meminta uang sebagai tanda jasa premanisme.
Napi yang baru saja keluar tidak mau disebutkan namanya mengatakan “Saya waktu itu mau keluar dari Lapas Pamekasanas dan mau tanda tangan saya dimintai uang mas, kan itu bukan Prosedurnya meminta-minta,” ucap napi yang tidak mau disebutkan namanya.
Kebobrokan moral yang telah dilakukan oleh oknum anggota Lapas bernama SUHEPNI bagian dari Registrasi telah meminta uang sebesar (50.000) lima puluh ribu rupiah bahkan hingga lebih (21/25).
Ketika dari media menemukan data tersebut langsung menghubungi melalui via WhatsApp kepada Kalapas Pamekasan 2A, yang tujuan mau konfirmasi dan koordinasi namun sayangnya tidak merespon sekali atau tidak ada apapun.
Kalapas Pamekasan telah diam saja dengan adanya pungli yang dilakukan oleh anggotanya sendiri SUHEPNI.
Pungli yang telah dilakukan oleh oknum Lapas Pamekasan 2A tersebut telah mencoreng nama baik Kemenkumham Jatim dan lapas-lapas yang ada di seluruh Indonesia.
Hingga berita ini ditayangkan kami dari awak media akan terus mengawal kasus tersebut kepada pihak Kanwil Jatim dan Kadivpas.





