Brilian°Sampang – Jembatan poros yang selama ini menghubungkan desa Daleman dengan Pesarenan Kecamatan Kedundung Sampang kini sudah layak, berkat kerjasama masyarakat sekitar, yang beramai ramai memperbaiki jembatan tersebut.
Hal tersebut dilakukan oleh masyarakat karena kondisi jembatan poros tersebut rapuh dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.
Tentunya jika hal tersebut dibiarkan, maka perekonomian di desa tersebut akan berpengaruh besar, mengingat jembatan poros itu satu-satunya jalan penghubung antara kedua desa tersebut.
Maka itulah, pada malam hari warga secara serentak memperbaiki jembatan poros, agar layak dilewati hingga memudahkan akses antara kedua desa.
Dalam keterangannya, salah satu tokoh masyarakat Talim menandaskan, ini merupakan inisiatif warga dua desa yang secara serentak bergotong royong memperbaiki jembatan.

“Alhamdulillah warga secara ikhlas mau bersama-sama membangun jembatan poros, bahkan mereka juga menyumbangkan kayu dan sejumlah uang demi kelancaran pelaksanan jembatan penghubung ini,” ujarnya sembari memasang kayu di atas jembatan (19/8).
Sebenarnya kegiatan perbaikan ini sudah sejak lama ingin dilakukan oleh warga sekitar, namun dari pihak pemerintah khususnya kabupaten Sampang tidak responsif akan permasalahan ini.
“Kami sudah lama melakukan pengajuan untuk perbaikan jembatan penghubung ini, tapi mungkin masih menunggu anggaran, akhirnya kami sepakat menggunakan uang swadaya dan Alhamdulillah semuanya tercapai,” imbuh tokoh masyarakat.
Kini jembatan poros penghubung antara desa Daleman dengan Pesarenan kondisinya sudah sangat layak, dengan wujud kebersamaan dengan membutuhkan waktu 2 hari proses perbaikannya.





