Jejak Perjuangan Eyang Wongsonegoro, Ketua IPSI Jatim Ziarah ke Makam Tokoh Pemersatu Silat

Sabtu, 31 Mei 2025 11:33 WIB
Jejak Perjuangan Eyang Wongsonegoro, Ketua IPSI Jatim Ziarah ke Makam Tokoh Pemersatu Silat

Solo – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, melakukan ziarah ke makam Eyang Wongsonegoro di Surakarta dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun IPSI ke-77. Ziarah ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa besar Eyang Wongsonegoro dalam mempersatukan perguruan pencak silat di Indonesia.

Eyang Wongsonegoro merupakan salah satu tokoh utama dalam sejarah pencak silat nasional. Ia adalah pendiri sekaligus Ketua Umum pertama Pengurus Besar IPSI, organisasi yang kini menaungi ribuan perguruan silat dari seluruh pelosok Indonesia. Lahir pada 20 April 1895, beliau wafat pada 6 Maret 1978 setelah mencurahkan hidupnya untuk perjuangan bangsa dan dunia olahraga tradisional.

“Beliau bukan hanya pelopor pencak silat, tapi juga pejuang kemerdekaan. Eyang Wongsonegoro adalah Gubernur pertama Jawa Tengah dan ikut dalam pertempuran lima hari melawan Belanda di Semarang,” ujar Bambang Haryo.

Bacaan Lainnya

Yang menarik, Bambang Haryo juga mengungkapkan bahwa Eyang Wongsonegoro memiliki hubungan darah langsung dengan keluarganya. “Beliau adalah kakak kandung dari Eyang Putri dan Eyang Kakung saya. Saya sangat bersyukur bisa menelusuri dan menghormati jejak perjuangan beliau,” imbuhnya.

Dalam momentum ulang tahun IPSI ke-77 ini, Bambang Haryo juga menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan di antara insan pesilat. IPSI, kata dia, telah menjadi wadah besar bagi generasi pesilat Indonesia untuk tampil di kancah internasional.

“Pencak silat kini tidak hanya dikenal di tingkat ASEAN dan Asia, tapi sudah menembus pentas dunia. Harapannya ke depan, pencak silat bisa masuk dalam cabang resmi Olimpiade,” ucapnya.

Bambang Haryo juga mendukung penuh usulan agar Eyang Wongsonegoro ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. “Dengan segala pengabdian beliau dalam sejarah bangsa dan pencak silat, sudah selayaknya negara memberikan penghargaan tertinggi,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar almarhum Eyang Wongsonegoro mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus pencak silat di Indonesia.

Pos terkait