Jalan Bergelombang di Raya Driyorejo, Dua Pengendara Honda Vario Terlibat Kecelakaan

Kamis, 29 Okt 2026 08:53 WIB
Jalan Bergelombang di Raya Driyorejo, Dua Pengendara Honda Vario Terlibat Kecelakaan
Gundukan aspal yang diduga menjadi penyebab insiden kecelakaan. (Foto : istimewa)

GRESIK, Brilian NEWS.ID – Jalan Raya Driyorejo, tepatnya di depan PT Daesang, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor Honda Vario, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu pengendara mengalami cedera otak ringan dan patah tulang.

Berdasarkan laporan kejadian Polsek Driyorejo, kecelakaan melibatkan Honda Vario bernomor polisi W 4985 BY yang dikendarai M (51), warga Kecamatan Wringinanom, Gresik, dengan Honda Vario bernomor polisi AG 3654 EFB yang dikendarai DA (27), warga Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Peristiwa bermula saat M melaju dari arah timur ke barat. Ketika melintasi jalan bergelombang, sepeda motor yang dikendarainya diduga kehilangan kendali hingga oleng ke kanan atau ke arah utara.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikendarai DA. Benturan antara kedua kendaraan pun terjadi.

Akibat kecelakaan tersebut, M mengalami cedera otak ringan dan patah tulang. Korban selanjutnya dievakuasi ke RSU Anwar Medika, Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, untuk mendapatkan penanganan medis.

Kanit Lantas Polsek Driyorejo, Ipda Aang Sutekno, menyampaikan bahwa pengendara diduga kurang mampu menguasai kendaraan saat melintasi jalan bergelombang.

“Pengendara sepeda motor diduga kurang mampu menguasai kendaraannya saat melintasi jalan bergelombang dengan kecepatan tinggi, sehingga kendaraan oleng dan terjadi kecelakaan,” ujar Ipda Aang Sutekno.

Kondisi jalan yang bergelombang menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pengguna jalan, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi. Pengendara diharapkan menyesuaikan kecepatan dan menjaga kendali kendaraan ketika melintasi permukaan jalan yang tidak rata.

Meski demikian, penentuan faktor penyebab kecelakaan tetap mengacu pada hasil penanganan dan pemeriksaan petugas di lapangan. Petugas kepolisian telah mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mencari keterangan saksi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga konsentrasi, dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan yang dilalui.

Pos terkait