SIDOARJO | Brilian News.id — Diduga mengantuk saat berkendara, sebuah truk bermuatan jagung bernomor polisi L 8542 UCA menabrak taman pembatas jalan dan tiang lampu lalu lintas di kawasan Bypass Balongbendo, tepat di depan Polsek Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (20/10/2026).
Akibat insiden tersebut, fasilitas umum Lampu TL dan juga tiangnya mengalami kerusakan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut.
Kanit Lantas Polsek Balongbendo, Ipda Sugeng, menjelaskan bahwa truk tersebut berangkat dari kawasan Teluk Lamong untuk mengirimkan muatan jagung ke wilayah Jawa Tengah.
Menurut keterangan yang diterima kepolisian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat melintas di Bypass Balongbendo. Kendaraan kemudian oleng hingga masuk ke area taman jalan dan menabrak tiang lampu lalu lintas.
“Untuk truk itu muatan jagung, ngambil dari Teluk Lamong sana, mau dibawa ke Jawa Tengah. Sampai di Bypass Balongbendo pengemudi ngantuk, setelah itu oleng, masuklah taman jalan sampai nabrak TL (traffic light). Kejadiannya begitu,” ujar Ipda Sugeng saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).
Ipda Sugeng menambahkan, pengemudi sempat mengeluhkan sakit pada bagian punggung setelah kejadian. Pengemudi kemudian dibawa ke unit gawat darurat (UGD) untuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah diperiksa dan dinyatakan dalam kondisi baik, yang bersangkutan diperbolehkan pulang.
Sementara itu, proses evakuasi truk telah dilakukan hingga sekitar pukul 03.00 WIB. Kendaraan tersebut kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Terkait kerusakan fasilitas umum, kepolisian menyatakan akan memediasi penyelesaian kerugian yang ditimbulkan akibat kecelakaan tersebut.
Selain itu, sisa muatan jagung yang masih berada di area taman jalan mulai dikemas ke dalam karung untuk selanjutnya dipindahkan ke kendaraan lain.
Ipda Sugeng juga menjelaskan bahwa lampu lalu lintas di lokasi kejadian masih belum berfungsi akibat kerusakan pada panel. Kondisi tersebut menyebabkan lampu lalu lintas masih padam saat keterangan diberikan pada Rabu (21/10/2026).
Pihak terkait diharapkan segera menindaklanjuti perbaikan fasilitas tersebut agar tidak mengganggu kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengemudi kendaraan berat untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum dan selama perjalanan. Rasa kantuk saat berkendara dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.





