Hadir di Presidensi G20, Layanan Contact Center 143 Khusus Disabilitas

Kamis, 27 Jan 2022 12:17 WIB
Hadir di Presidensi G20, Layanan Contact Center 143 Khusus Disabilitas
Hadir di Presidensi G20, Layanan Contact Center 143 Khusus Disabilitas

Brilian°Jakarta – Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah ajang pertemuan tingkat tinggi perwakilan bangsa-bangsa di dunia atau Presidensi G20. Acara ini diyakini akan memperkuat kepemimpinan Indonesia di mata dunia.

Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Angkie Yudistia menjelaskan dengan adanya forum G20 ini, pemerintah saling bersinergi. Hal itu untuk mewujudkan akses informasi dan komunikasi berupa Information dan data center secara digital.

Angkie berharap dengan diwujudkannya contact center. Mulai dari video, telefon dan chatbot sebagai sistem pengaduan dan informasi, bisa menjawab tantangan kehidupan penyandang disabilitas di era disruptif teknologi saat ini.

Dia menjelaskan nantinya penyandang disabilitas dapat menggunakan layanan DITA (Disabilitas Tanah Air ) di nomor 143 yang dikelola oleh Komisi Nasional Disabilitas. Contact center DITA 143 ini akan mulai diaktivasi pada 1 Februari 2022.

“Dengan adanya sistem Information and Contact Centre ini dapat memudahkan teman-teman penyandang disabilitas untuk mendapatkan berbagai informasi. Seperti informasi ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan dan segala permasalahan penyandang disabilitas, dengan begitu kemudahan akses informasi bisa dirasakan penyandang disabilitas di Indonesia,” kata Angkie di Jakarta, Kamis (27/1).

Dia juga mendorong kepada kementerian/lembaga serta pemerintah daerah terus saling bersinergi dan berinovasi untuk mengimplementasikan hak-hak penyandang disabilitas dengan melibatkan penyandang disabilitas. Keluarga dan komunitas untuk melakukian kegiatan yang produktif dengan pemanfaatan teknologi.

Angkie menambahkan saat ini dunia dihadapkan pada perkembangan teknologi yang sangat cepat dan massif. Karena itu seluruh masyarakat dunia tanpa terkecuali penyandang disabilitas harus bisa beradaptasi dengan perubahan zaman.

Seiring dengan pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa transformasi digital di masa pandemi maupun next pandemi akan mengubah secara struktural cara kerja, beraktivitas, berkonsumsi, belajar, bertransaksi yang sebelumnya offline dengan kontak fisik menjadi lebih banyak ke online.

“Hal itu perlu dilakukan agar transformasi kebijakan dan program yang menjamin inklusivitas penyandang disabilitas terwujud, terus berjalan dan bahkan meningkat di tengah pandemi,” ucap Angkie.

Isu Disabilitas di G20
Angkie menuturkan Indonesia akan memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang dalam pertemuan tersebut. Salah satunya isu kesetaraan penyandang disabilitas di berbagai sektor.

Angkie menyatakan pemerintah memiliki komitemen untuk menyertakan isu disabilitas sebagai bagian isu dalam Presidensi G20 tahun 2022.

“Kesetaraan terhadap disabilitas utamanya terhadap penyediaan lapangan kerja serta kesempatan untuk berdaya secara ekonomi akan menjadi fokus pemerintah dalam G20 tahun ini,” ungkapnya.

Angkie menjelaskan jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia di tahun 2020, penyandang disabilitas sudah memiliki tantangan dan hambatan yang cukup signifikan. Terutama dalam mendapatkan akses informasi, kesehatan, transportasi dan infrastruktur, serta lapangan pekerjaan.

Sebab itu forum G20 ini menjadi momentum besar bagi Indonesia untuk mendorong isu terciptanya kesetaraan penyandang disabilitas dalam multi sektor. Tidak hanya itu, Indonesia juga terus mendorong adanya akselerasi transformasi digital guna memperkuat momentum kebangkitan dan pemulihan ekonomi nasional dari pandemi Covid-19.

“Kita akan menunjukkan bahwa kepemimpinan Indonesia di G20 dapat memberikan manfaat bagi negara berkembang di dunia, khususnya Indonesia dalam upaya mendorong terciptanya kesetaraan untuk penyandang disabilitas dalam multi sektor, utamannya transformasi digital,” tegasnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *