Gunakan Batu Tidak Sesuai Spek, Pondasi MCK di Desa Glagahsari Layak Dibongkar

Senin, 31 Jul 2023 17:20 WIB
Gunakan Batu Tidak Sesuai Spek, Pondasi MCK di Desa Glagahsari Layak Dibongkar
Foto : Istimewa

Brilian-news.id | PASURUAN – Proyek pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) di Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, yang dibiayai uang Negara di bawah naungan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, diduga kuat menggunakan batu bekas pakai.

Hal ini disampaikan salah satu anggota Lembaga Investigasi Negara (LIN) bersama Ketua DPC LPK Barata, Kabupaten Pasuruan, saat mereka cek dan turun langsung ke pekerjaan proyek.

Bacaan Lainnya

Sofian salah satu anggota Lembaga Investigasi Negara mengatakan, proyek pembangunan MCK di Desa Glagahsari, dengan dana 131.720.000 yang dikerjakan CV. Mulyo Joyo dengan masa kerja 90 hari, syarat di manipulasi dan cenderung pelaksa ingin memperkaya diri, karena saat berada di lokasi proyek, kami menemukan pemasangan pondasi bangunan menggunakan batu bekas pakai atau tidak layak pakai.

“Gimana bisa kuat bangunan tersebut, batu saja menggunakan batu bekas pakai, bukan batu yang dibeli di toko bangunan, tentunya ini akan ber efek pada kekuatan dan lamanya bangunan tersebut, kami meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Pasuruan, untuk membongkar pondasi tersebut dan diganti batu yang sesuai dengan Spesifikasi, kalau di paksakan saya jamin bangunan tersebut tidak akan berumur panjang,”tegasnya. Senin (31/07/2023)

Anggaran yang dipakai sangat besar mecapai ratusan juta rupiah, dan menggunakan uang Negara, kami menduga kuat pekerjaan MCK tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB).

“Proyek ini menggunakan uang Negara, mengapa tidak ada konsultan pengawas di lapang, sehingga pelaksa proyek dengan leluasa, kami sinyalir memanipulasi bahan baku bangunan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya,” ujar Suryadi komda LPK Barata.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman “Eko” saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat Whatshapp dirinya mengatakan, langsung ke PPTK nya,” balasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *