Festival Nasional Kreatif 2025: Apresiasi Karya, Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan Literasi

Senin, 24 Feb 2025 15:57 WIB
Festival Nasional Kreatif 2025: Apresiasi Karya, Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan Literasi

Brilian•JAKARTA – Festival Nasional Kreatif 2025 yang diselenggarakan oleh JB Edukreatif Indonesia berlangsung meriah di Aula GSG Kawasan DPR/MPR RI Senayan, Jakarta, pada Sabtu (22/02/2025). Dengan mengusung tema “Bersinergi dalam Kekuatan Karya dan Prestasi”, festival ini menjadi momentum penting bagi pelaku dunia pendidikan dan literasi untuk bertemu, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi dalam meningkatkan budaya literasi di Indonesia.

Festival ini tidak hanya menjadi wadah apresiasi bagi para insan literasi, tetapi juga menampilkan berbagai bentuk seni yang mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas. Rangkaian acara mencakup seminar, bedah buku, talkshow inspiratif, pertunjukan seni, serta penganugerahan prestasi bagi tokoh-tokoh yang telah berkontribusi dalam dunia literasi dan pendidikan.

Mengangkat Peran Pendidikan dalam Literasi

Bacaan Lainnya

Festival ini bertujuan untuk menghargai sekolah, kepala sekolah, guru, dan siswa yang telah aktif dalam penerbitan buku bersama JB Edukreatif Indonesia. Tidak hanya itu, acara ini juga menjadi forum diskusi bagi para akademisi, praktisi, dan pegiat literasi untuk mengeksplorasi tantangan serta peluang dalam meningkatkan kualitas literasi di Indonesia.

Acara dibuka dengan berbagai pertunjukan seni, seperti musikalisasi puisi, tari tradisional, pantomim, dan pembacaan puisi yang menggugah semangat literasi. Setiap penampilan memiliki makna mendalam, mencerminkan kekuatan literasi sebagai alat untuk membangun bangsa yang lebih maju.

Dukungan Tokoh Pendidikan dan Literasi

Ketua Pelaksana Festival, Herman Syahara, dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan literasi membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membangun pemikiran kritis dan inovatif. Melalui festival ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan generasi yang lebih berdaya,” ujarnya.

Sementara itu, Yulianti SE., M.Si., pendiri JB Edukreatif Indonesia, menyoroti peran penerbitan buku dalam mendukung perkembangan literasi.

“Menerbitkan buku bukan hanya soal menulis, tetapi juga berbagi ilmu dan memperluas wawasan. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan literasi para guru dan siswa,” katanya.

Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si., Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek RI, turut hadir dan memberikan pandangannya tentang pentingnya membangun masyarakat yang melek literasi dalam berbagai aspek kehidupan.

“Masyarakat yang literat adalah masyarakat yang siap menghadapi tantangan global. Kita harus terus berinovasi dalam metode literasi agar generasi mendatang lebih siap bersaing di tingkat internasional,” ungkapnya.

Acara juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh Dr. Sastri Sunarti Sweeney, Kepala Pusat Riset Manuskrip dan Tradisi Lisan BRIN, yang menegaskan pentingnya mempertahankan tradisi lisan sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

Bedah Buku: Membangun dan Pemberdayaan Perempuan

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah bedah buku yang menghadirkan Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P., dengan karyanya berjudul Membangun dan Pemberdayaan Perempuan.

Dalam diskusi ini, ia menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus berjalan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek literasi digital, kesetaraan gender, serta perlindungan hak-hak perempuan.

“Pemberdayaan perempuan bukan hanya soal memberikan kesempatan, tetapi juga memberikan akses dan perlindungan agar mereka bisa berkontribusi secara maksimal dalam berbagai bidang,” ujarnya.

Buku ini membahas berbagai topik strategis, termasuk kesetaraan gender, etika dalam kepemimpinan perempuan, serta peran perempuan di era digital. Sebagai bentuk apresiasi, buku ini juga dibagikan kepada peserta yang hadir, didukung oleh Universitas Sangga Buana YPKP Bandung.

Penghargaan dan Inspirasi dari Tokoh Literasi

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dalam dunia literasi, festival ini memberikan penghargaan kepada kepala sekolah, guru, siswa, serta pegiat literasi yang telah berkontribusi dalam memperkuat budaya literasi di Indonesia.

Suasana semakin meriah dengan penampilan spesial dari Olivia Zallianty, yang membawakan puisi dengan penuh penghayatan. Penampilan ini memberikan sentuhan emosional yang kuat dan menegaskan bahwa seni dan literasi memiliki keterkaitan erat dalam membangun karakter bangsa.

Talkshow Inspiratif: Literasi sebagai Kekuatan Global

Festival ini ditutup dengan sesi talkshow inspiratif, yang menghadirkan Duta Besar Ecuador, Luis Arrelano Jibaja, yang berbagi pengalaman tentang bagaimana literasi berperan dalam memperkuat hubungan diplomasi internasional.

Selain itu, Dr. Sunu Wasono, M.Hum., dan Bara Pattyaradja, seorang sastrawan dan pegiat literasi, turut berbagi pandangan tentang bagaimana literasi dapat menjadi alat bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing di era globalisasi.

Sebagai penutup, Bara Pattyaradja membacakan puisi yang menggugah semangat seluruh peserta untuk terus berkarya dan mengembangkan literasi sebagai alat perubahan sosial.

Membangun Masa Depan Literasi Indonesia

Festival Nasional Kreatif 2025 menjadi bukti bahwa kolaborasi dalam dunia literasi dan pendidikan dapat menciptakan dampak besar bagi bangsa. Dengan keterlibatan pemerintah, akademisi, pegiat literasi, serta dunia pendidikan, festival ini menunjukkan bahwa literasi adalah kunci utama dalam membangun generasi yang lebih cerdas, kreatif, dan siap menghadapi masa depan.

Melalui acara ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terdorong untuk berkontribusi dalam penguatan literasi di Indonesia. Semangat yang tercipta dalam festival ini diharapkan terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak orang untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *