Brilian°LUMAJANG – Dugaan praktik nepotisme di Pemerintahan Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, terus menjadi perhatian publik. Beberapa jabatan strategis di lingkungan pemerintahan desa itu diduga kuat diisi oleh keluarga dekat kepala desa.
Informasi yang diterima Brilian-news.id menyebutkan, jabatan kaur kesra dipegang oleh menantu kepala desa, sementara sekretaris desa juga dijabat oleh menantu lainnya. Tak berhenti di situ, posisi bendahara desa disebut dijabat oleh anggota keluarga kepala desa sendiri.
Kondisi ini menimbulkan sorotan tajam dari masyarakat setempat yang menilai bahwa proses rekrutmen perangkat desa seharusnya dilakukan secara transparan dan terbuka, bukan berdasarkan hubungan keluarga. Praktik seperti ini dikhawatirkan dapat menghambat profesionalitas dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
Pimpinan redaksi Brilian-news.id telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Nomor WhatsApp kepala desa tidak aktif, sementara sekretaris desa yang dihubungi melalui pesan WhatsApp juga tidak memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan.
Sementara itu, Plt Camat Ranuyoso yang juga dikonfirmasi belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut.
Publik berharap pihak Inspektorat Kabupaten Lumajang segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan praktik nepotisme di Desa Alun-Alun. Transparansi dan penegakan aturan menjadi kunci agar tata kelola pemerintahan desa benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan keluarga.
(Tim Brilian-news.id)





