Brilian°Jabar – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Weni Dwi Aprianti, S.Ab, mendorong pemerintah untuk meningkatkan komitmen dan visi kepemimpinan terkait permasalahan stunting di Jawa Barat.
Dalam konfirmasinya pada Jumat, 21 Juli 2023, legislator Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil IV Jabar Kabupaten Cianjur ini menyatakan bahwa meskipun berbagai tantangan terkait penanganan stunting di Jawa Barat muncul, pemerintah provinsi Jawa Barat telah menangani masalah ini dengan serius melalui berbagai program percepatan.
Weni menekankan perlunya kolaborasi dari semua sektor untuk menangani stunting di Jawa Barat. Menurutnya, stunting sangat terkait dengan tingkat kemiskinan yang menjadi salah satu pemicu stunting di wilayah tersebut. “Kerjasama dari semua elemen diperlukan untuk menangani stunting. Kita juga harus memperhatikan tingkat kemiskinan yang menjadi penyebab stunting,” ujar Weni.
Meskipun data menunjukkan penurunan angka prevalensi stunting pada balita, masih terdapat berbagai tantangan dalam menangani masalah ini di Jawa Barat. Salah satunya adalah peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan, baik dari pemerintah provinsi, pemerintah daerah (kabupaten/kota), hingga pemerintah desa di Jawa Barat.
Weni menekankan pentingnya memperkuat regulasi yang mendukung kebijakan program gizi, serta memberikan pendampingan oleh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Selain itu, sosialisasi dan kampanye mengenai gizi seimbang juga dianggap penting untuk terus disuarakan.
Legislator tersebut juga mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, LSM, dan media, untuk aktif terlibat dalam penanganan stunting. Sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Jawa Barat, Weni berkomitmen untuk terus memperjuangkan penanganan stunting guna menciptakan generasi muda Jawa Barat yang lebih sehat.
Meskipun demikian, Weni memberikan apresiasi terhadap langkah serius pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani kasus stunting. Menurutnya, penanganan stunting sangat penting untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul di masa depan.





